Jurnalindustry.com – Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan komitmennya dalam mempercepat penguatan industri nasional berbasis teknologi tinggi, khususnya pengembangan industri semikonduktor, sebagai fondasi transformasi industri dan kemandirian teknologi Indonesia.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat struktur industri nasional serta memperdalam hilirisasi berbasis inovasi dan teknologi.
“Pengembangan ekosistem semikonduktor nasional bukanlah langkah baru. Dalam lima tahun terakhir, Kemenperin secara konsisten terlibat langsung dalam pengembangan desain chip,” ujar Agus usai pertemuan dengan pengurus Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDeC) di Jakarta, Selasa (13/1).
Menperin menjelaskan, inisiatif tersebut telah dimulai sejak 2019 dan diperkuat pada ajang Hannover Messe 2023, saat Indonesia mulai menjajaki kerja sama dengan pelaku industri semikonduktor global. Upaya ini menjadi strategi awal untuk masuk ke rantai nilai global secara realistis dan terukur.
ICDeC sendiri merupakan organisasi nirlaba yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia dan teknologi di bidang Integrated Circuits (IC) atau desain chip. Kemenperin berperan sebagai inisiator pembentukan ICDeC sejak 2023, yang kini telah melibatkan perwakilan dari 16 perguruan tinggi dengan keahlian desain chip di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Agus juga mengungkapkan bahwa Kemenperin telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Apple, yang mencakup komitmen pengembangan riset dan pengembangan (R&D) di Indonesia melalui kolaborasi dengan ICDeC.
“Kerja sama ini menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi mulai membangun kapabilitas sebagai bagian dari ekosistem inovasi global, khususnya dalam pengembangan desain chip,” kata Agus.
Ia menambahkan, fokus utama kerja sama tersebut adalah pengembangan brainware atau talenta nasional, yang sejalan dengan upaya peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di sektor teknologi.
Lebih lanjut, Menperin menyampaikan apresiasi kepada Bappenas karena program pengembangan desain chip telah masuk dalam Blue Book Bappenas dan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan nasional. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan industri semikonduktor telah menjadi agenda lintas kementerian.
Untuk mendukung implementasi roadmap tersebut, Kemenperin juga menyiapkan infrastruktur fisik, salah satunya dengan menyediakan satu lantai khusus di Indonesia Manufacturing Center (IMC) sebagai pusat kolaborasi riset, pengembangan, dan inovasi desain chip nasional.
“Dalam lima tahun terakhir, kami semakin aktif mendorong kegiatan R&D desain chip, termasuk penyediaan fasilitas pengujian agar hasil desain memenuhi standar industri dan siap masuk ke tahap berikutnya dalam rantai nilai semikonduktor,” ujar Agus.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem, Agus dijadwalkan menjadi keynote speaker pada Indonesia Semiconductor Summit 2026 yang akan digelar ICDeC pada 29–30 Januari 2026 di ITB Innovation Park, Bandung. Forum ini akan mempertemukan pemerintah, industri, akademisi, serta mitra global untuk membahas arah kebijakan dan peluang kolaborasi.
“Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi dan memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem semikonduktor nasional yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Seluruh langkah tersebut dirangkum dalam Roadmap Pengembangan Ekosistem Semikonduktor Indonesia, yang disusun bertahap dengan fokus awal pada desain chip, pengembangan talenta nasional, serta sinergi antara pemerintah, industri, akademisi, dan mitra global.































