Jurnalindustry.com – Jakarta – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memasang target ambisius untuk meningkatkan porsi ekspor produk manufaktur Indonesia.
Komposisi penjualan yang saat ini sekitar 20 persen untuk ekspor dan 80 persen pasar domestik ditargetkan berubah menjadi 30 persen ekspor dan 70 persen domestik guna memperkuat daya saing industri nasional di pasar global.
Agus menegaskan pasar domestik tetap menjadi fondasi utama pertumbuhan industri nasional. Namun, menurutnya, industri manufaktur Indonesia perlu lebih agresif menembus pasar internasional agar ketahanan sektor industri semakin kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global.
“Targetnya, komposisi yang saat ini sekitar 20 persen ekspor dan 80 persen domestik dapat meningkat menjadi 30 persen ekspor dan 70 persen domestik, tanpa mengurangi kemampuan industri memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri,” kata Agus dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia pada Triwulan I 2026 tumbuh 5,61 persen. Sementara sektor industri pengolahan tumbuh 5,04 persen dan menjadi penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dengan kontribusi 19,07 persen atau senilai Rp1.179,62 triliun.
Dari sisi investasi, industri pengolahan mencatat realisasi investasi sebesar Rp182,04 triliun atau 36,49 persen dari total investasi nasional. Adapun ekspor produk manufaktur pada Januari-April 2026 mencapai USD75,57 miliar atau berkontribusi 82,01 persen terhadap total ekspor nasional.
Untuk mendukung target tersebut, pemerintah akan terus memperkuat daya saing industri melalui insentif fiskal dan nonfiskal, pengendalian impor secara terukur, serta perlindungan industri dalam negeri.
Selain itu, Agus kembali mendorong penerapan Local Currency Settlement (LCS) dalam perdagangan internasional. Menurutnya, penggunaan mata uang lokal dapat mengurangi risiko gejolak nilai tukar dan meningkatkan efisiensi transaksi bagi pelaku industri nasional.































