https://jurnalindustry.com Jakarta – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memperluas program Vocational School Development ke Provinsi Bali sebagai bagian dari komitmen mendukung penguatan pendidikan vokasi di Indonesia.
Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), TMMIN menyerahkan bantuan alat peraga berupa mesin Toyota tipe 2TR (bensin) kepada SMKN 1 Denpasar dan mesin Toyota tipe 2GD (diesel) kepada SMK Rekayasa Denpasar. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran praktik bagi siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO).
Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto mengatakan, investasi terbaik bagi industri adalah membangun kualitas sumber daya manusia sejak di bangku sekolah.
“Investasi terbaik bagi industri adalah investasi pada manusia. Kami memandang sekolah vokasi sebagai ruang untuk menumbuhkan kompetensi sekaligus karakter calon talenta industri,” ujar Nandi.
Program Vocational School Development telah berjalan sejak 2017. Dengan penambahan sekolah binaan di Bali dan Lombok pada 2026, jumlah SMK binaan TMMIN kini menjadi 34 sekolah di berbagai daerah di Indonesia.
Selain memberikan bantuan fasilitas praktik, TMMIN juga mendukung peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan standar industri Toyota dan penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia usaha. Langkah ini bertujuan mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga budaya kerja industri, seperti disiplin, keselamatan kerja, kualitas, dan semangat continuous improvement.
Wakil Presiden Direktur TMMIN I Nyoman Winaya Adnyana menegaskan, kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri menjadi faktor penting dalam menciptakan lulusan vokasi yang siap bersaing di dunia kerja.






























