• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Login
  • Register
Jurnal Industry
Leaderboard
  • Industri
    • All
    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • IKM
    • Infrastruktur
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Maritim
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
    • UMKM
    Indonesia Unjuk Gigi di BRICS 2026, Siap Rebut Peluang Industri Masa Depan

    Indonesia Unjuk Gigi di BRICS 2026, Siap Rebut Peluang Industri Masa Depan

    Bos Rosneft: PBB, WTO, IMF dan Bank Dunia Kehilangan Peran, Dunia Terancam Krisis Baru

    Bos Rosneft: PBB, WTO, IMF dan Bank Dunia Kehilangan Peran, Dunia Terancam Krisis Baru

    Rekor Baru! KUR Sektor Produksi Tembus 60,5%, Tertinggi Sepanjang Sejarah Indonesia

    Dolar Menggila, Menteri UMKM Akui Pelaku Usaha Tahu-Tempe Kena Tekanan Berat

    Menperin Pastikan Industri Tekstil, Busana Muslim hingga Alas Kaki Siap Penuhi Kebutuhan Lebaran

    Menperin Targetkan Ekspor Manufaktur RI Naik Jadi 30 Persen, Industri Nasional Makin Agresif

    UU UMKM Bakal Direvisi, Menteri Maman Siapkan “Tameng” Baru untuk 57 Juta Pelaku Usaha

    UU UMKM Bakal Direvisi, Menteri Maman Siapkan “Tameng” Baru untuk 57 Juta Pelaku Usaha

    Audi Indonesia Kasih Bocoran Mobil Baru, Siluetnya Bikin Penasaran!

    Audi Indonesia Kasih Bocoran Mobil Baru, Siluetnya Bikin Penasaran!

    PMI Manufaktur RI Balik ke Zona Ekspansi, Ternyata Ini Jurus Industri Hadapi Krisis Global

    PMI Manufaktur RI Balik ke Zona Ekspansi, Ternyata Ini Jurus Industri Hadapi Krisis Global

    Mobil Listrik Meledak di RI, Kemenperin Ajak IKM Rebut Cuan Besar!

    Mobil Listrik Meledak di RI, Kemenperin Ajak IKM Rebut Cuan Besar!

    Pajak Kendaraan Listrik & BBM Bakal Dibedakan, Ini Penjelasan Bahlil

    Insentif Mobil Listrik Ditunda Satu Bulan, Pemerintah Masih Hitung Skema PPN Gratis

    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • Digital
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
  • Pariwisata
    • Hotel
    • Destinasi
    • Kebijakan
    • Kuliner
  • Properti
    • Landed House
    • MICE
    • Apartemen
  • Keuangan
    • Perbankan
    • Investasi
    • Asuransi
    • Pembiayaan
  • Olahraga
    • Arena
    • Sepakbola
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Tren
    • Selebriti
  • Teknologi
    • Digital
    • Payment
  • Energi
    • Energi Terbarukan
    • Listrik
    • Migas
  • Berita Foto
No Result
View All Result
Jurnal Industry
  • Industri
    • All
    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • IKM
    • Infrastruktur
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Maritim
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
    • UMKM
    Indonesia Unjuk Gigi di BRICS 2026, Siap Rebut Peluang Industri Masa Depan

    Indonesia Unjuk Gigi di BRICS 2026, Siap Rebut Peluang Industri Masa Depan

    Bos Rosneft: PBB, WTO, IMF dan Bank Dunia Kehilangan Peran, Dunia Terancam Krisis Baru

    Bos Rosneft: PBB, WTO, IMF dan Bank Dunia Kehilangan Peran, Dunia Terancam Krisis Baru

    Rekor Baru! KUR Sektor Produksi Tembus 60,5%, Tertinggi Sepanjang Sejarah Indonesia

    Dolar Menggila, Menteri UMKM Akui Pelaku Usaha Tahu-Tempe Kena Tekanan Berat

    Menperin Pastikan Industri Tekstil, Busana Muslim hingga Alas Kaki Siap Penuhi Kebutuhan Lebaran

    Menperin Targetkan Ekspor Manufaktur RI Naik Jadi 30 Persen, Industri Nasional Makin Agresif

    UU UMKM Bakal Direvisi, Menteri Maman Siapkan “Tameng” Baru untuk 57 Juta Pelaku Usaha

    UU UMKM Bakal Direvisi, Menteri Maman Siapkan “Tameng” Baru untuk 57 Juta Pelaku Usaha

    Audi Indonesia Kasih Bocoran Mobil Baru, Siluetnya Bikin Penasaran!

    Audi Indonesia Kasih Bocoran Mobil Baru, Siluetnya Bikin Penasaran!

    PMI Manufaktur RI Balik ke Zona Ekspansi, Ternyata Ini Jurus Industri Hadapi Krisis Global

    PMI Manufaktur RI Balik ke Zona Ekspansi, Ternyata Ini Jurus Industri Hadapi Krisis Global

    Mobil Listrik Meledak di RI, Kemenperin Ajak IKM Rebut Cuan Besar!

    Mobil Listrik Meledak di RI, Kemenperin Ajak IKM Rebut Cuan Besar!

    Pajak Kendaraan Listrik & BBM Bakal Dibedakan, Ini Penjelasan Bahlil

    Insentif Mobil Listrik Ditunda Satu Bulan, Pemerintah Masih Hitung Skema PPN Gratis

    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • Digital
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
  • Pariwisata
    • Hotel
    • Destinasi
    • Kebijakan
    • Kuliner
  • Properti
    • Landed House
    • MICE
    • Apartemen
  • Keuangan
    • Perbankan
    • Investasi
    • Asuransi
    • Pembiayaan
  • Olahraga
    • Arena
    • Sepakbola
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Tren
    • Selebriti
  • Teknologi
    • Digital
    • Payment
  • Energi
    • Energi Terbarukan
    • Listrik
    • Migas
  • Berita Foto
No Result
View All Result
Jurnal Industry
No Result
View All Result
Home Industri Jasa

Perlunya Transformasi Struktural Dongkrak Kontribusi Sektor Manufaktur di Indonesia

Redaksi Jurnal Industry by Redaksi Jurnal Industry
August 9, 2023
in Jasa
0
PMI Masih Ekspansif, Kemenperin Dorong Perluasan Pasar Industri Manufaktur
FacebookXLinkedInWhatsApp

Jakarta – Sektor manufaktur adalah sektor andalan perekonomian negara berkembang (developing country), termasuk Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari nilai investasi, kontribusi ekspor, serta tingkat penyerapan tenaga kerja. Begitu pula dari sisi kontribusi pajak, sumber aktivitas formal dan devisa negara.

Oleh karena itu, produktivitas dan daya saing sektor manufaktur harus terus ditingkatkan. Transformasi struktural membutuhkan sektor industri, baik manufaktur maupun konstruksi, agar ekonomi nasional dapat tumbuh lebih cepat.

Sejak krisis ekonomi Asia di tahun 1998, khsusunya dari tahun 2003, pertumbuhan sektor manufaktur di Indonesia lebih lambat dari pertumbuhan ekonomi nasional sehingga proporsi manufaktur terhadap PDB terus menurun.

Kondisi ini perlu ditingkatkan melalui transformasi struktural manufaktur Indonesia dengan memanfaatkan kekuatan global.

Pertumbuhan sektor manufaktur yang selama beberapa dekade terakhir selalu ditopang oleh industri berbasis sumber daya ternyata rentan terhadap faktor eksternal. Selain dipengaruhi oleh faktor seperti ekspor dan investasi, sektor manufaktur juga rentan terhadap krisis eksternal. Sehingga, kondisi tersebut perlu dipahami.

Hal ini disampaikan oleh Rektor Universitas Padjadjaran, Profesor Rina Indiastuti dalam diskusi daring, Senin (7/8).

Prof. Rina mengatakan, pandemi Covid-19 juga merupakan salah satu krisis yang dihadapi sektor manufaktur. Pulihnya sektor ini pascapandemi menunjukkan bahwa manufaktur masih punya kekuatan, didukung oleh kekayaan sumber daya alam serta pasar yang luas.

Karenanya, untuk meningkatkan kontribusi sektor manufaktur, perlu dilakukan reorientasi dan penguatan strategi dalam mengoptimalkan peluang pasar global. Upaya yang ditempuh antara lain adalah dengan menyetarakan kemampuan dan kualitas sektor industri di dalam negeri dengan di negara lain, termasuk dengan update tekonologi.

Selanjutnya, perlu mengikuti kebijakan-kebijakan kelembagaan yang diambil oleh negara lain karena berpengaruh pada keputusan investasi yang akan ditanamkan di Indonesia.

Terkait penurunan kontribusi sektor manufaktur terhadap PDB, peneliti senior LPEM FEB UI yang juga merupakan Tenaga Ahli Menteri Keuangan Bidang Industri dan Perdagangan Internasional, Kiki Verico berpendapat bahwa hal tersebut perlu diperbaiki.

Namun begitu, tidak mudah untuk mengatakan suatu negara mengalami deindustrialisasi hanya karena sektor manufaktur mengalami penurunan kontribusi.

Ia menyampaikan, deindustrialisasi adalah sebuah kondisi yang dipengaruhi oleh kebijakan yang terjadi akibat ekonomi tidak kompetitif atau terlalu tertutup, sehingga menyebabkan inflasi tinggi, nilai tukar tidak stabil, suku Bungan tinggi, dan daya saing manufaktur menurun.

“Inflasi di Indonesia, khususnya sejak 2016, selalu lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi, kecuali saat awal pandemi Covid-19 pada 2020. Sehingga tidak bisa dikatakan memicu deindustrialisasi,” Kiki menekankan.

Sektor manufaktur berkontribusi terhadap nilai tambah PDB nasional sebesar 19 persen, terbesar di antara sektor lainnya. Sektor ini juga merupakan sektor terbesar ketiga dalam penyerapan tenaga kerja.

“Sektor manufaktur merupakan game changer. Indonesia disebut emerging karena pertumbuhannya di atas pertumbuhan ekonomi dunia dan menjadi the puller of global economic growth. Sehingga, dunia melihat Indonesia sebagai sumber pertumbuhan,” paparnya.

Percepatan pertumbuhan perlu dikejar sebelum terjadi penurunan deviden demografi yang diperkirakan terjadi pada tahun 2037.

“Dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6-7 persen, Indonesia perlu menguatkan struktur melalui manufaktur sehingga kontribusinya dapat kembali pada kisaran 28-30 persen. Pertumbuhan sektor manufaktur diharapkan mencapai 9-10 persen,” jelas Kiki.

Sektor manufaktur mengikat daya saing dan investasi global serta menentukan daya saing Indonesia dalam ekonomi global. Hal ini dapat ditingkatkan melalui transformasi ekonomi yang akan berdampak pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas, penciptaan konvergensi dalam ekonomi, penguatan integrasi ekonomi baik bilateral maupun kawasan dan global, serta mendorong Total Factor Productivity (TFP) beripa kegiatan inovasi dan R&D.

Langkah yang perlu diambil untuk meningkatkan kontribusi sektor manufaktur di antaranya meningkatkan kualitas SDM manufaktur termasuk melalui peningkatan investasi manufaktur. Selanjutnya, terus mendorong ekonomi inklusif manufaktur melalui penerapan teknologi digital.

Kiki menekankan, transformasi struktural manufaktur dilakukan dengan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi manufaktur dunia, termasuk pada produk-produk green industry.

Kiki menyampaikan bahwa hasil studinya menunjukkan terdapat negara-negara yang berpotensi menjadi production network bagi sektor manufaktur Indonesia. Salah satunya adalah Vietnam.

“Indonesia berpotensi bermitra dengan Vietnam, didukung oleh Australia melalui IA-CEPA dan Korea Selatan melalui IK-CEPA. Arah manufaktur masa depan berbasis tambang, seperti nikel, besi, baja dan timah, termasuk ke arah pengembangan produk baterai untuk mendukung ekosistem electric vehicle,” ujarnya.

Kiki menambahkan, Indonesia juga memiliki potensi untuk mengembangkan aftersales service (jasa purnajual) untuk produk-produk industri. Kegiatan R&D dan inovasi sangat diharapkan berkembang di Indonesia.

Ketua Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) Adhi S Lukman mengatakan, pertumbuhan industri makanan minuman saat ini cukup baik, mendekati lima persen, dengan kontribusi 38,61 persen terhadap pertumbuhan industri pengolahan nonmigas.

“Targetnya, pada akhir tahun 2023, pertumbuhan subsektor makanan dan minuman dapat melampaui lima persen,” kata Adhi.

Untuk mendorong pertumbuhannya, industri makanan dan minuman bertransformasi dengan menerapkan teknologi. Dalam hal ini, Adhi menyampaikan, Kementerian Perindustrian mendukung melalui pendampingan bagi para pelaku industri makanan dan minuman untuk mendorong lahirnya lighthouse industri 4.0 baru dari subsektor tersebut, di samping empat lighthouse yang sudah ada.

“Untuk itu, seperti yang disampaikan Bapak Kiki Verico, kualitas SDM industri sangat penting dalam menunjang industri 4.0,” imbuhnya.

Upaya selanjutnya meliputi penerapan prinsip-prinsip industri hijau untuk menjaga keberlanjutan dalam industri. Industri makanan dan minuman berpedoman pada Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 39 Tahun 2022 tentang Standar Industri Hijau dalam penerapannya.

“Kami optimis, bila didukung dengan memadai, pertumbuhan ekonomi semakin baik, konsumsi meningkat, industri bisa mengejar ketertinggalan, dan subsektor industri makanan dan minuman bisa tumbuh sekitar 6-7 persen,” pungkas Ketua GAPMMI.

Optimisme dunia usaha industri dalam mengantisipasi berbagai tantangan ke depan perlu diberi apresiasi dan dijadikan salah satu tolok ukur yang mencerminkan masih terbuka luasnya peluang pengembangan sektor manufaktur di masa mendatang.

Sebagai kseimpulan, peningkatan produktivitas menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan sektor manufaktur yang dapat dicapai antara lain melalui optimalisasi pemanfaatan SDA melalui hilirisasi, inovasi teknologi pada produk/proses produksi, R&D, serta dukungan infrastruktur dan pembiayaan untuk pembangunan industri.

Pembangunan industri juga perlu difokuskan pada produk-produk unggulan yang berdaya saing global.

FacebookXLinkedInWhatsApp
Tags: Berita IndustriGapmmiIndustriIndustri ManufakturKontribusi ManufakturMaminManufakturProfesor Rina IndiastutiRektor Universitas Padjadjaran
Previous Post

FIPGB: Perluasan Insentif HGBT Harus Diiringi Komitmen Pasokan Gas untuk Industri

Next Post

Kembangkan Mobil Listrik di Indonesia, Mitsubishi Tambah Investasi Capai Rp 5,7 Triliun

Redaksi Jurnal Industry

Redaksi Jurnal Industry

Related Posts

PMI Manufaktur RI Balik ke Zona Ekspansi, Ternyata Ini Jurus Industri Hadapi Krisis Global
Jasa

PMI Manufaktur RI Balik ke Zona Ekspansi, Ternyata Ini Jurus Industri Hadapi Krisis Global

June 3, 2026
Menperin Pastikan Industri Tekstil, Busana Muslim hingga Alas Kaki Siap Penuhi Kebutuhan Lebaran
Jasa

Kemenperin Cetak Asesor Kompetensi Baru, Siap Dongkrak Daya Saing SDM Industri RI

May 26, 2026
Gaet Investasi, Kemenperin Perkuat Kerja Sama dengan Rusia
Jasa

Gaet Investasi, Kemenperin Perkuat Kerja Sama dengan Rusia

May 6, 2026
IKI Juni 2025 Capai 51,84, Industri Manufaktur RI Masih Tangguh
Jasa

Industri RI Tetap Ekspansi di Tengah Tekanan Global, Tapi Ada Sinyal Perlambatan, Ini Penyebabnya

April 30, 2026
PMI Manufaktur Nasional Ekspansif Jadi Momentum Pemerintah Keluarkan Kebijakan Yang Pro Industri
Jasa

Kemenperin Beberkan Bukti Konkret! Industri Manufaktur RI Tetap Kokoh, Tumbuh Lampaui Ekonomi Nasional, Investasi Ratusan Triliun Mengalir

April 27, 2026
PMI Manufaktur RI Melejit Tinggalkan Jepang dan China di Zona Kontraksi
Jasa

Kemenperin Wajibkan Industri Lapor Data via SIINas, Kunci Kebijakan Industri Berbasis Data

March 16, 2026
Next Post
Kembangkan Mobil Listrik di Indonesia, Mitsubishi Tambah Investasi Capai Rp 5,7 Triliun

Kembangkan Mobil Listrik di Indonesia, Mitsubishi Tambah Investasi Capai Rp 5,7 Triliun

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Connect with
Notify of
Please login to comment
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
  • Trending
  • Comments
  • Latest
JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

February 13, 2023
Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

January 7, 2022
Kalla Group Bakal Bangun Apartemen dan Taman Wisata Senilai Ratusan Miliar di Patimban

Kalla Group Bakal Bangun Apartemen dan Taman Wisata Senilai Ratusan Miliar di Patimban

March 26, 2024
SPS Bangun Pabrik Granit di Subang, Kapasitas Capai 14 Juta m2 per Tahun

SPS Bangun Pabrik Granit di Subang, Kapasitas Capai 14 Juta m2 per Tahun

July 25, 2023
PT Diamond Citra Propertindo Tbk Catat Laba Bersih Kuartal III 2025 Melesat Jadi Rp 855 Juta

PT Diamond Citra Propertindo Tbk Catat Laba Bersih Kuartal III 2025 Melesat Jadi Rp 855 Juta

3
15 20170217 10190176

Impor Bahan Baku Plastik Tidak Memerlukan Pertimbangan Teknis dari Kemenperin

1
Whatsapp Image 2024 08 16 At 11.28.23

Berikan Diskon Khusus Hanya di IFRA EXPO 2024, Apotek K-24 Siap Buka 110 Gerai Baru

1
Bp Pol Okto F 71

Wamendag Blak-blakan Ungkap Dalang Ekspor UMKM Tanah Air Masih Rendah

1
Catat, Registrasi RUPST DADA Dibuka 19 Juni Siap Bagikan Dividen Rp2 Miliar

Catat, Registrasi RUPST DADA Dibuka 19 Juni Siap Bagikan Dividen Rp2 Miliar

June 13, 2026
Ini Penjelasan Pertamina Soal Kenaikan Harga Pertamax

Ini Penjelasan Pertamina Soal Kenaikan Harga Pertamax

June 10, 2026
Indonesia Unjuk Gigi di BRICS 2026, Siap Rebut Peluang Industri Masa Depan

Indonesia Unjuk Gigi di BRICS 2026, Siap Rebut Peluang Industri Masa Depan

June 10, 2026
80% Warga RI Terjepit Biaya Hidup, Survei Ungkap Banyak Keluarga Belum Siap Hadapi Krisis Keuangan

80% Warga RI Terjepit Biaya Hidup, Survei Ungkap Banyak Keluarga Belum Siap Hadapi Krisis Keuangan

June 10, 2026

Berita Terbaru

Catat, Registrasi RUPST DADA Dibuka 19 Juni Siap Bagikan Dividen Rp2 Miliar

Catat, Registrasi RUPST DADA Dibuka 19 Juni Siap Bagikan Dividen Rp2 Miliar

June 13, 2026
Ini Penjelasan Pertamina Soal Kenaikan Harga Pertamax

Ini Penjelasan Pertamina Soal Kenaikan Harga Pertamax

June 10, 2026
Indonesia Unjuk Gigi di BRICS 2026, Siap Rebut Peluang Industri Masa Depan

Indonesia Unjuk Gigi di BRICS 2026, Siap Rebut Peluang Industri Masa Depan

June 10, 2026
80% Warga RI Terjepit Biaya Hidup, Survei Ungkap Banyak Keluarga Belum Siap Hadapi Krisis Keuangan

80% Warga RI Terjepit Biaya Hidup, Survei Ungkap Banyak Keluarga Belum Siap Hadapi Krisis Keuangan

June 10, 2026
Jurnal Industry

Jurnal Industry adalah portal berita industry di Indonesia yang menghadirkan berita-berita terbaru tentang perkembangan sektor industri dan sektor pendukung lainnya.

Follow Us

Trending

JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

by ari
February 13, 2023
0

Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

by Redaksi Jurnal Industry
January 7, 2022
0

Demo Side Banner
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Copyright © 2021 Jurnal Industry. All rights reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Industri
    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • Digital
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
  • Pariwisata
    • Hotel
    • Destinasi
    • Kebijakan
    • Kuliner
  • Properti
    • Landed House
    • MICE
    • Apartemen
  • Keuangan
    • Perbankan
    • Investasi
    • Asuransi
    • Pembiayaan
  • Olahraga
    • Arena
    • Sepakbola
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Tren
    • Selebriti
  • Teknologi
    • Digital
    • Payment
  • Energi
    • Energi Terbarukan
    • Listrik
    • Migas
  • Berita Foto
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2021 Jurnal Industry. All rights reserved

wpDiscuz
0
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
| Reply