• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Login
  • Register
Jurnal Industry
Leaderboard
  • Industri
    • All
    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • IKM
    • Infrastruktur
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Maritim
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
    • UMKM
    Raih Penghargaan Digital Halal Brand 2026, Ranisa dan Gendes Sepakat Jaga Produk Halal Berkelanjutan

    Raih Penghargaan Digital Halal Brand 2026, Ranisa dan Gendes Sepakat Jaga Produk Halal Berkelanjutan

    Kemenperin Buka Bantuan Mesin Rp1 Miliar, Cek Syaratnya

    Kemenperin Buka Bantuan Mesin Rp1 Miliar, Cek Syaratnya

    PGN Bakal Garap Gas Sengeti, Industri Bisa Dapat Pasokan Baru

    Krisis Gas Makin Parah, Industri Keramik Terancam PHK Besar-besaran

    Kementerian UMKM Gandeng UI, Inovasi Mahasiswa Dibidik Jadi Bisnis Baru

    Kementerian UMKM Gandeng UI, Inovasi Mahasiswa Dibidik Jadi Bisnis Baru

    Menperin Pastikan Industri Tekstil, Busana Muslim hingga Alas Kaki Siap Penuhi Kebutuhan Lebaran

    Kemenperin Dorong Teknologi Industri 4.0 Dukung Pencegahan dan Mitigasi Bencana

    Kolaborasi Kemenperin – Tiongkok Sukses Cetak SDM Kompeten Industri Berdaya Saing Global

    Parfum Lokal RI Tembus Papua Nugini, Nilai Ekspornya Bikin Kaget

    5.000 Kampung Nelayan Akan Dibangun, Pemerintah Siapkan Ekosistem dari Laut hingga Pasar

    5.000 Kampung Nelayan Akan Dibangun, Pemerintah Siapkan Ekosistem dari Laut hingga Pasar

    Puluhan Mobil Baru Siap Debut di GIIAS 2026

    GIIAS Semarang 2026 Hadir, Ada Merek Mobil Baru yang Bikin Penasaran

    Waduh! Program Gas Murah Belum Optimal, Industri Masih Harus Bayar Mahal

    Miris! Pasokan Gas Dibatasi, 6 Pabrik Keramik Mulai Tutup Line Produksi

    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • Digital
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
  • Pariwisata
    • Hotel
    • Destinasi
    • Kebijakan
    • Kuliner
  • Properti
    • Landed House
    • MICE
    • Apartemen
  • Keuangan
    • Perbankan
    • Investasi
    • Asuransi
    • Pembiayaan
  • Olahraga
    • Arena
    • Sepakbola
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Tren
    • Selebriti
  • Teknologi
    • Digital
    • Payment
  • Energi
    • Energi Terbarukan
    • Listrik
    • Migas
  • Berita Foto
No Result
View All Result
Jurnal Industry
  • Industri
    • All
    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • IKM
    • Infrastruktur
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Maritim
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
    • UMKM
    Raih Penghargaan Digital Halal Brand 2026, Ranisa dan Gendes Sepakat Jaga Produk Halal Berkelanjutan

    Raih Penghargaan Digital Halal Brand 2026, Ranisa dan Gendes Sepakat Jaga Produk Halal Berkelanjutan

    Kemenperin Buka Bantuan Mesin Rp1 Miliar, Cek Syaratnya

    Kemenperin Buka Bantuan Mesin Rp1 Miliar, Cek Syaratnya

    PGN Bakal Garap Gas Sengeti, Industri Bisa Dapat Pasokan Baru

    Krisis Gas Makin Parah, Industri Keramik Terancam PHK Besar-besaran

    Kementerian UMKM Gandeng UI, Inovasi Mahasiswa Dibidik Jadi Bisnis Baru

    Kementerian UMKM Gandeng UI, Inovasi Mahasiswa Dibidik Jadi Bisnis Baru

    Menperin Pastikan Industri Tekstil, Busana Muslim hingga Alas Kaki Siap Penuhi Kebutuhan Lebaran

    Kemenperin Dorong Teknologi Industri 4.0 Dukung Pencegahan dan Mitigasi Bencana

    Kolaborasi Kemenperin – Tiongkok Sukses Cetak SDM Kompeten Industri Berdaya Saing Global

    Parfum Lokal RI Tembus Papua Nugini, Nilai Ekspornya Bikin Kaget

    5.000 Kampung Nelayan Akan Dibangun, Pemerintah Siapkan Ekosistem dari Laut hingga Pasar

    5.000 Kampung Nelayan Akan Dibangun, Pemerintah Siapkan Ekosistem dari Laut hingga Pasar

    Puluhan Mobil Baru Siap Debut di GIIAS 2026

    GIIAS Semarang 2026 Hadir, Ada Merek Mobil Baru yang Bikin Penasaran

    Waduh! Program Gas Murah Belum Optimal, Industri Masih Harus Bayar Mahal

    Miris! Pasokan Gas Dibatasi, 6 Pabrik Keramik Mulai Tutup Line Produksi

    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • Digital
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
  • Pariwisata
    • Hotel
    • Destinasi
    • Kebijakan
    • Kuliner
  • Properti
    • Landed House
    • MICE
    • Apartemen
  • Keuangan
    • Perbankan
    • Investasi
    • Asuransi
    • Pembiayaan
  • Olahraga
    • Arena
    • Sepakbola
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Tren
    • Selebriti
  • Teknologi
    • Digital
    • Payment
  • Energi
    • Energi Terbarukan
    • Listrik
    • Migas
  • Berita Foto
No Result
View All Result
Jurnal Industry
No Result
View All Result
Home Industri Agro

Hilirisasi Sektor Agro, Kemenperin Dukung Inovasi Produk Turunan Porang

Redaksi Jurnal Industry by Redaksi Jurnal Industry
August 28, 2021
in Agro
0
Hilirisasi Sektor Agro, Kemenperin Dukung Inovasi Produk Turunan Porang
FacebookXLinkedInWhatsApp

Surabaya – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong kebijakan hilirisasi industri berbasis agro, sehingga dapat memacu nilai tambah bahan baku dalam negeri.

 

Langkah strategis ini juga membawa dampak positif terhadap peningkatan investasi, ekspor, dan penyerapan tenaga kerja sehingga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

 

“Pendalaman struktur industri manufaktur di Indonesia juga diakselerasi melalui kebijakan hilirisasi berbasis sektor primer. Hal ini sejalan tekad Kemenperin dalam mewujudkan pembangunan industri nasional yang mandiri, berdaulat, maju, berkeadilan dan inklusif, kata Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (28/8).

 

Plt. Dirjen Industri Agro menegaskan, dengan sumber daya alam yang berlimpah, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara eksportir berbagai produk berbasis agro.

 

“Saat ini kita menuju transformasi ekonomi dari sumber daya alam menjadi industri bernilai tambah tinggi. Jadi, diharapkan Indonesia tidak lagi menjadi negara pengekspor bahan mentah, tetapi produk jadi atau barang setengah jadi,” paparnya.

 

Putu menyebutkan, hilirisasi berbasis agro yang mulai prospektif saat ini, yaitu industri pengolahan porang.

 

“Kami memproyeksikan porang bisa menjadi salah satu komoditas pertanian unggulan baik di dalam maupun luar negeri. Peluang ini datang karena sebagian masyarakat telah beralih ke pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan yang lebih sehat,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, produk olahan porang mulai banyak diminati karena rendah kalori, karbon, dan kadar gula.

 

“Saya meyakini produk olahan porang ini akan menjadi pilihan makanan sehat ke depannya. Bahkan, ini juga bisa menjadi pengganti beras yang lebih sehat karena kadar gulanya sangat rendah,” imbuhnya.

 

Menurut Putu, pengembangan industri pengolahan porang patut menjadi prioritas karena didukung dengan ketersediaan bahan baku di dalam negeri dan memiliki segmen cukup besar di pasar domestik. Oleh karena itu, diperlukan upaya harmonisasi dari sektor hulu hingga hilirnya, termasuk untuk menjaga keberlangsungan produktivitas porang dengan kualitas yang sesuai standar kebutuhan industrinya.

 

“Kami akan fokus untuk peningkatan hilirisasinya, mulai dari chip porang sampai pada berbagai produk turunannya seperti tepung dan beras yang bisa dikonsumsi oleh masyarakat. Dalam pengembangan ini, kami akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, dan melakukan pembinaan terhadap industrinya agar bisa produktif dan kompetitif,” terangnya.

 

Putu menambahkan, pihaknya telah melakukan diskusi langsung dengan pelaku industri pengolahan porang, yakni PT. Asia Prima Konjac di Madiun dan PT. Ambico beralamat di Pasuruan, Jawa Timur. Hal ini guna mendapat masukan terkait kebutuhan atau kendala yang dihadapi para pelaku industri tersebut sehingga dapat merumuskan kebijakan yang tepat ke depannya.

 

“Kemarin, kami melakukan kunjungan kerja di kedua pabrik itu untuk pendalaman, terutama terkait teknologi dan inovasi yang perlu dikembangkan. Sebab, ini akan menjadi keunggulan produk kita dalam bersaing di kancah internasional,” tandasnya.

 

Direktur PT. Asia Prima Konjac Revie Christianto menyampaikan, pihaknya memproduksi chip porang dan tepung porang dengan total kapasitas penggunaan bahan baku porang sebanyak 80 ton per hari. Jumlah tenaga kerja di PT. Asia Prima Konjac sebanyak 150 orang.

 

PT. Asia Prima Konjac telah mengekspor produk chip porang sebanyak 2.500 ton ke China pada tahun 2020. Selain itu juga memiliki lahan porang seluas 3,5 hektare yang berada dalam kawasan perusahaan.

 

“Kami sedang melakukan ekspansi untuk meningkatkan kapasitas produksi, dari 80 ton per hari akan menjadi 180 ton per hari pada tahun 2022 untuk memproduksi beras porang dan tepung porang. Jadi, nanti ada tambahan dua lini dengan masing-masing kapasitas 50 ton per hari,” ungkap Revie.

 

Ia mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Kemenperin yang mendukung penuh pengembangan industri pengolahan porang di tanah air.

 

“Kami berharap ada beberapa kebijakan yang dapat dijalankan, misalnya terkait jaminan ketersediaan bahan baku dengan harga dan kualitas yang stabil, serta adanya kerja sama atau kemitraan dengan petani porang untuk menjamin bahan baku,” ungkapnya.

 

Selain itu, dibutuhkan penyusunan standar produk olahan porang dan penerbitan regulasi yang dapat mendukung pengembangan industri pemurnian glukomanan, serta akses teknologi yang efektif dan efisien untuk pemurnian glukomanan.

 

“Kami selaku investor dalam negeri, ingin serius mengembangkan bisnis ini. Kami berharap sektor ini menjadi prioritas dan mendapat dukungan dari pemerintah,” ujarnya.

 

Di lokasi terpisah, Direktur PT. Ambico Johan Soedjatmiko Ishii mengemukakan, peningkatan daya saing industri pengolahan porang harus sejalan dengan peningkatan kualitas bahan bakunya.

 

“Oleh karena itu, diperlukan riset dan inovasi. Kami percaya Indonesia bisa menjadi pemain utama di kancah global,” ujarnya.

 

PT. Ambico merupakan salah satu industri pengolahan hilir tepung glukomanan menjadi konyaku, beras shirataki dan mi shirataki. Perusahaan sudah memproduksi tepung porang dan tepung glukomanan dengan kemurnian glukomanan mencapai 91%.

 

Selain mengekspor tepung glukomanan, PT. Ambico juga telah mengapalkan chip porang, shirataki dan konyaku. Negara tujuan ekspornya antara lain ke Amerika Serikat, Kanada, Perancis, China, Jepang, dan Korea Selatan.

 

Konyaku dan shirataki yang diproduksi PT. Ambico memiliki banyak potensi manfaat bagi kesehatan seperti membantu menurunkan berat badan, menurunkan kolesterol, menormalkan kadar glukosa darah, menurunkan tekanan darah, serta sebagai antitoksin.

Surabaya – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong kebijakan hilirisasi industri berbasis agro, sehingga dapat memacu nilai tambah bahan baku dalam negeri.

Langkah strategis ini juga membawa dampak positif terhadap peningkatan investasi, ekspor, dan penyerapan tenaga kerja sehingga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

“Pendalaman struktur industri manufaktur di Indonesia juga diakselerasi melalui kebijakan hilirisasi berbasis sektor primer. Hal ini sejalan tekad Kemenperin dalam mewujudkan pembangunan industri nasional yang mandiri, berdaulat, maju, berkeadilan dan inklusif, kata Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (28/8).

Plt. Dirjen Industri Agro menegaskan, dengan sumber daya alam yang berlimpah, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara eksportir berbagai produk berbasis agro.

“Saat ini kita menuju transformasi ekonomi dari sumber daya alam menjadi industri bernilai tambah tinggi. Jadi, diharapkan Indonesia tidak lagi menjadi negara pengekspor bahan mentah, tetapi produk jadi atau barang setengah jadi,” paparnya.

Putu menyebutkan, hilirisasi berbasis agro yang mulai prospektif saat ini, yaitu industri pengolahan porang.

“Kami memproyeksikan porang bisa menjadi salah satu komoditas pertanian unggulan baik di dalam maupun luar negeri. Peluang ini datang karena sebagian masyarakat telah beralih ke pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan yang lebih sehat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, produk olahan porang mulai banyak diminati karena rendah kalori, karbon, dan kadar gula.

“Saya meyakini produk olahan porang ini akan menjadi pilihan makanan sehat ke depannya. Bahkan, ini juga bisa menjadi pengganti beras yang lebih sehat karena kadar gulanya sangat rendah,” imbuhnya.

Menurut Putu, pengembangan industri pengolahan porang patut menjadi prioritas karena didukung dengan ketersediaan bahan baku di dalam negeri dan memiliki segmen cukup besar di pasar domestik. Oleh karena itu, diperlukan upaya harmonisasi dari sektor hulu hingga hilirnya, termasuk untuk menjaga keberlangsungan produktivitas porang dengan kualitas yang sesuai standar kebutuhan industrinya.

“Kami akan fokus untuk peningkatan hilirisasinya, mulai dari chip porang sampai pada berbagai produk turunannya seperti tepung dan beras yang bisa dikonsumsi oleh masyarakat. Dalam pengembangan ini, kami akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, dan melakukan pembinaan terhadap industrinya agar bisa produktif dan kompetitif,” terangnya.

Putu menambahkan, pihaknya telah melakukan diskusi langsung dengan pelaku industri pengolahan porang, yakni PT. Asia Prima Konjac di Madiun dan PT. Ambico beralamat di Pasuruan, Jawa Timur. Hal ini guna mendapat masukan terkait kebutuhan atau kendala yang dihadapi para pelaku industri tersebut sehingga dapat merumuskan kebijakan yang tepat ke depannya.

“Kemarin, kami melakukan kunjungan kerja di kedua pabrik itu untuk pendalaman, terutama terkait teknologi dan inovasi yang perlu dikembangkan. Sebab, ini akan menjadi keunggulan produk kita dalam bersaing di kancah internasional,” tandasnya.

Direktur PT. Asia Prima Konjac Revie Christianto menyampaikan, pihaknya memproduksi chip porang dan tepung porang dengan total kapasitas penggunaan bahan baku porang sebanyak 80 ton per hari. Jumlah tenaga kerja di PT. Asia Prima Konjac sebanyak 150 orang.

PT. Asia Prima Konjac telah mengekspor produk chip porang sebanyak 2.500 ton ke China pada tahun 2020. Selain itu juga memiliki lahan porang seluas 3,5 hektare yang berada dalam kawasan perusahaan.

“Kami sedang melakukan ekspansi untuk meningkatkan kapasitas produksi, dari 80 ton per hari akan menjadi 180 ton per hari pada tahun 2022 untuk memproduksi beras porang dan tepung porang. Jadi, nanti ada tambahan dua lini dengan masing-masing kapasitas 50 ton per hari,” ungkap Revie.

Ia mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Kemenperin yang mendukung penuh pengembangan industri pengolahan porang di tanah air.

“Kami berharap ada beberapa kebijakan yang dapat dijalankan, misalnya terkait jaminan ketersediaan bahan baku dengan harga dan kualitas yang stabil, serta adanya kerja sama atau kemitraan dengan petani porang untuk menjamin bahan baku,” ungkapnya.

Selain itu, dibutuhkan penyusunan standar produk olahan porang dan penerbitan regulasi yang dapat mendukung pengembangan industri pemurnian glukomanan, serta akses teknologi yang efektif dan efisien untuk pemurnian glukomanan.

“Kami selaku investor dalam negeri, ingin serius mengembangkan bisnis ini. Kami berharap sektor ini menjadi prioritas dan mendapat dukungan dari pemerintah,” ujarnya.

Di lokasi terpisah, Direktur PT. Ambico Johan Soedjatmiko Ishii mengemukakan, peningkatan daya saing industri pengolahan porang harus sejalan dengan peningkatan kualitas bahan bakunya.

“Oleh karena itu, diperlukan riset dan inovasi. Kami percaya Indonesia bisa menjadi pemain utama di kancah global,” ujarnya.

PT. Ambico merupakan salah satu industri pengolahan hilir tepung glukomanan menjadi konyaku, beras shirataki dan mi shirataki. Perusahaan sudah memproduksi tepung porang dan tepung glukomanan dengan kemurnian glukomanan mencapai 91%.

Selain mengekspor tepung glukomanan, PT. Ambico juga telah mengapalkan chip porang, shirataki dan konyaku. Negara tujuan ekspornya antara lain ke Amerika Serikat, Kanada, Perancis, China, Jepang, dan Korea Selatan.

Konyaku dan shirataki yang diproduksi PT. Ambico memiliki banyak potensi manfaat bagi kesehatan seperti membantu menurunkan berat badan, menurunkan kolesterol, menormalkan kadar glukosa darah, menurunkan tekanan darah, serta sebagai antitoksin.

FacebookXLinkedInWhatsApp
Tags: Berita IndustriIndustriIndustri Pengolahan PorangKemenperinPlt Dirjen Industri AgroPorangPutu Juli Ardika
Previous Post

Tinjau Pabrik Gula, Kemenperin: Sektor Kritikal Berperan Penting Pulihkan Ekonomi

Next Post

Produsen Pensil dan Alat Musik Lakukan Uji Coba Prokes Saat PPKM

Redaksi Jurnal Industry

Redaksi Jurnal Industry

Related Posts

Kemenperin Buka Bantuan Mesin Rp1 Miliar, Cek Syaratnya
Agro

Kemenperin Buka Bantuan Mesin Rp1 Miliar, Cek Syaratnya

September 21, 2026
Bulog Sudah Serap 3,4 Juta Ton Beras, Target 4 Juta Ton Tinggal Selangkah Lagi
Agro

Bulog Sudah Serap 3,4 Juta Ton Beras, Target 4 Juta Ton Tinggal Selangkah Lagi

August 13, 2026
Kemenperin Genjot Industri Hijau, Sektor Minuman Jadi Andalan Ekonomi Sirkular
Agro

Kemenperin Genjot Industri Hijau, Sektor Minuman Jadi Andalan Ekonomi Sirkular

August 7, 2026
Mentan Amran Tegas Tak Beri Toleransi Praktik Kecurangan Beras
Agro

India Minta 500 Ribu Ton Pupuk RI, Mentan Amran: Banyak Negara Mulai Berebut

May 21, 2026
IPNM Tumbuh 5,30%! Industri Mamin Jadi Mesin Uang Baru RI, Ekspor Tembus 80 Persen
Agro

IPNM Tumbuh 5,30%! Industri Mamin Jadi Mesin Uang Baru RI, Ekspor Tembus 80 Persen

February 14, 2026
Guru Besar USU: Sawit Jadi Kunci Bangkitnya Ekonomi Aceh–Sumut Pasca Bencana
Agro

Guru Besar USU: Sawit Jadi Kunci Bangkitnya Ekonomi Aceh–Sumut Pasca Bencana

February 12, 2026
Next Post
Produsen Pensil dan Alat Musik Lakukan Uji Coba Prokes Saat PPKM

Produsen Pensil dan Alat Musik Lakukan Uji Coba Prokes Saat PPKM

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Connect with
Notify of
Please login to comment
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
  • Trending
  • Comments
  • Latest
JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

February 13, 2023
Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

January 7, 2022
Kalla Group Bakal Bangun Apartemen dan Taman Wisata Senilai Ratusan Miliar di Patimban

Kalla Group Bakal Bangun Apartemen dan Taman Wisata Senilai Ratusan Miliar di Patimban

March 26, 2024
SPS Bangun Pabrik Granit di Subang, Kapasitas Capai 14 Juta m2 per Tahun

SPS Bangun Pabrik Granit di Subang, Kapasitas Capai 14 Juta m2 per Tahun

July 25, 2023
PT Diamond Citra Propertindo Tbk Catat Laba Bersih Kuartal III 2025 Melesat Jadi Rp 855 Juta

PT Diamond Citra Propertindo Tbk Catat Laba Bersih Kuartal III 2025 Melesat Jadi Rp 855 Juta

3
15 20170217 10190176

Impor Bahan Baku Plastik Tidak Memerlukan Pertimbangan Teknis dari Kemenperin

1
Whatsapp Image 2024 08 16 At 11.28.23

Berikan Diskon Khusus Hanya di IFRA EXPO 2024, Apotek K-24 Siap Buka 110 Gerai Baru

1
Bp Pol Okto F 71

Wamendag Blak-blakan Ungkap Dalang Ekspor UMKM Tanah Air Masih Rendah

1
Menara Astra Pakai AI untuk Hemat Energi, Konsumsi Listrik Gedung Ditargetkan Turun 20 Persen

Menara Astra Pakai AI untuk Hemat Energi, Konsumsi Listrik Gedung Ditargetkan Turun 20 Persen

September 30, 2026
Raih Penghargaan Digital Halal Brand 2026, Ranisa dan Gendes Sepakat Jaga Produk Halal Berkelanjutan

Raih Penghargaan Digital Halal Brand 2026, Ranisa dan Gendes Sepakat Jaga Produk Halal Berkelanjutan

September 29, 2026
Kemenperin Buka Bantuan Mesin Rp1 Miliar, Cek Syaratnya

Kemenperin Buka Bantuan Mesin Rp1 Miliar, Cek Syaratnya

September 21, 2026
PGN Bakal Garap Gas Sengeti, Industri Bisa Dapat Pasokan Baru

Krisis Gas Makin Parah, Industri Keramik Terancam PHK Besar-besaran

September 21, 2026

Berita Terbaru

Menara Astra Pakai AI untuk Hemat Energi, Konsumsi Listrik Gedung Ditargetkan Turun 20 Persen

Menara Astra Pakai AI untuk Hemat Energi, Konsumsi Listrik Gedung Ditargetkan Turun 20 Persen

September 30, 2026
Raih Penghargaan Digital Halal Brand 2026, Ranisa dan Gendes Sepakat Jaga Produk Halal Berkelanjutan

Raih Penghargaan Digital Halal Brand 2026, Ranisa dan Gendes Sepakat Jaga Produk Halal Berkelanjutan

September 29, 2026
Kemenperin Buka Bantuan Mesin Rp1 Miliar, Cek Syaratnya

Kemenperin Buka Bantuan Mesin Rp1 Miliar, Cek Syaratnya

September 21, 2026
PGN Bakal Garap Gas Sengeti, Industri Bisa Dapat Pasokan Baru

Krisis Gas Makin Parah, Industri Keramik Terancam PHK Besar-besaran

September 21, 2026
Jurnal Industry

Jurnal Industry adalah portal berita industry di Indonesia yang menghadirkan berita-berita terbaru tentang perkembangan sektor industri dan sektor pendukung lainnya.

Follow Us

Trending

JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

by ari
February 13, 2023
0

Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

by Redaksi Jurnal Industry
January 7, 2022
0

Demo Side Banner
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Copyright © 2021 Jurnal Industry. All rights reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Industri
    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • Digital
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
  • Pariwisata
    • Hotel
    • Destinasi
    • Kebijakan
    • Kuliner
  • Properti
    • Landed House
    • MICE
    • Apartemen
  • Keuangan
    • Perbankan
    • Investasi
    • Asuransi
    • Pembiayaan
  • Olahraga
    • Arena
    • Sepakbola
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Tren
    • Selebriti
  • Teknologi
    • Digital
    • Payment
  • Energi
    • Energi Terbarukan
    • Listrik
    • Migas
  • Berita Foto
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2021 Jurnal Industry. All rights reserved

wpDiscuz
0
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
| Reply