• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Login
  • Register
Jurnal Industry
Leaderboard
  • Industri
    • All
    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • IKM
    • Infrastruktur
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Maritim
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
    • UMKM
    Gelar Forum Bisnis, Investor Korea Selatan Borong Peluang di Indonesia

    Gelar Forum Bisnis, Investor Korea Selatan Borong Peluang di Indonesia

    Menperin: 1.236 Pabrik Bakal Mulai Produksi Tahun ini Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja

    Menperin: 1.236 Pabrik Bakal Mulai Produksi Tahun ini Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja

    Kemenperin Dorong IKM Fesyen dan Kriya Naik Kelas Lewat Model Bisnis Berbasis Budaya

    Kemenperin Dorong IKM Fesyen dan Kriya Naik Kelas Lewat Model Bisnis Berbasis Budaya

    588286 620

    Industri Keramik Diprediksi Bangkit Kuat, ASAKI: Investasi Rp5 Triliun Mengalir di 2026

    Mitsubishi Xforce Resmi Dijual di Taiwan, Jadi SUV Lokal Pertama Setelah 9 Tahun

    Mitsubishi Xforce Resmi Dijual di Taiwan, Jadi SUV Lokal Pertama Setelah 9 Tahun

    Menperin Dukung Upaya Mentan Amran Wajibkan IPS Serap Susu Segar dari Peternak Dalam Negeri

    Indonesia Siap Masuk Peta Global Semikonduktor, Menperin Gandeng Apple hingga Bangun Pusat Desain Chip

    Ini Kolaborasi Kemenperin – Dekranas Pacu Daya Saing IKM Kerajinan

    Kemenperin Perkuat Daya Saing Sentra IKM Alas Kaki Ciomas Hadapi Tantangan Pasar Global

    Produksi Lampaui Target, Pupuk Kaltim Cetak 6,67 Juta Ton di 2025

    Produksi Lampaui Target, Pupuk Kaltim Cetak 6,67 Juta Ton di 2025

    Indonesia Punya Harta Karun Hijau! Industri Bambu Digarap Serius, Nilai Ekonominya Tembus Rp12 Juta per Meter

    Indonesia Punya Harta Karun Hijau! Industri Bambu Digarap Serius, Nilai Ekonominya Tembus Rp12 Juta per Meter

    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • Digital
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
  • Pariwisata
    • Hotel
    • Destinasi
    • Kebijakan
    • Kuliner
  • Properti
    • Landed House
    • MICE
    • Apartemen
  • Keuangan
    • Perbankan
    • Investasi
    • Asuransi
    • Pembiayaan
  • Olahraga
    • Arena
    • Sepakbola
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Tren
    • Selebriti
  • Teknologi
    • Digital
    • Payment
  • Energi
    • Energi Terbarukan
    • Listrik
    • Migas
  • Berita Foto
No Result
View All Result
Jurnal Industry
  • Industri
    • All
    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • IKM
    • Infrastruktur
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Maritim
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
    • UMKM
    Gelar Forum Bisnis, Investor Korea Selatan Borong Peluang di Indonesia

    Gelar Forum Bisnis, Investor Korea Selatan Borong Peluang di Indonesia

    Menperin: 1.236 Pabrik Bakal Mulai Produksi Tahun ini Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja

    Menperin: 1.236 Pabrik Bakal Mulai Produksi Tahun ini Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja

    Kemenperin Dorong IKM Fesyen dan Kriya Naik Kelas Lewat Model Bisnis Berbasis Budaya

    Kemenperin Dorong IKM Fesyen dan Kriya Naik Kelas Lewat Model Bisnis Berbasis Budaya

    588286 620

    Industri Keramik Diprediksi Bangkit Kuat, ASAKI: Investasi Rp5 Triliun Mengalir di 2026

    Mitsubishi Xforce Resmi Dijual di Taiwan, Jadi SUV Lokal Pertama Setelah 9 Tahun

    Mitsubishi Xforce Resmi Dijual di Taiwan, Jadi SUV Lokal Pertama Setelah 9 Tahun

    Menperin Dukung Upaya Mentan Amran Wajibkan IPS Serap Susu Segar dari Peternak Dalam Negeri

    Indonesia Siap Masuk Peta Global Semikonduktor, Menperin Gandeng Apple hingga Bangun Pusat Desain Chip

    Ini Kolaborasi Kemenperin – Dekranas Pacu Daya Saing IKM Kerajinan

    Kemenperin Perkuat Daya Saing Sentra IKM Alas Kaki Ciomas Hadapi Tantangan Pasar Global

    Produksi Lampaui Target, Pupuk Kaltim Cetak 6,67 Juta Ton di 2025

    Produksi Lampaui Target, Pupuk Kaltim Cetak 6,67 Juta Ton di 2025

    Indonesia Punya Harta Karun Hijau! Industri Bambu Digarap Serius, Nilai Ekonominya Tembus Rp12 Juta per Meter

    Indonesia Punya Harta Karun Hijau! Industri Bambu Digarap Serius, Nilai Ekonominya Tembus Rp12 Juta per Meter

    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • Digital
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
  • Pariwisata
    • Hotel
    • Destinasi
    • Kebijakan
    • Kuliner
  • Properti
    • Landed House
    • MICE
    • Apartemen
  • Keuangan
    • Perbankan
    • Investasi
    • Asuransi
    • Pembiayaan
  • Olahraga
    • Arena
    • Sepakbola
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Tren
    • Selebriti
  • Teknologi
    • Digital
    • Payment
  • Energi
    • Energi Terbarukan
    • Listrik
    • Migas
  • Berita Foto
No Result
View All Result
Jurnal Industry
No Result
View All Result
Home Industri Jasa

Ekonom Ingatkan Agar Pemerintah Waspada Kemunduran Sektor Industri di ASEAN

Redaksi Jurnal Industry by Redaksi Jurnal Industry
July 19, 2024
in Jasa
0
Pan 800x600
FacebookXLinkedInWhatsApp

Jurnalindustry.com – Jakarta – Ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Abdillah Ahsan mengingatkan pemerintah untuk secara khusus memberi perhatian terkait tren yang terjadi belakangan ini di ASEAN terutama di Thailand yang sektor industrinya mengalami kemunduran.

Seperti diberitakan kantor berita Reuters, Thailand mengalami gelombang penutupan penutupan pabrik dan PHK besar-besaran. Sekitar 2000 pabrik ditutup dalam setahun belakangan dengan jumlah lapangan kerja yang hilang sekitar 51.500.

Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin menyebutkan bahwa tingkat utilisasi industri turun hingga di bawah 60% hingga membuat tak bisa mencapai pertumbuhan ekonomi yang diharapkan yaitu di atas 5%.

Badan perencanaan nasional Thailand, National Economic and Social Development Council, mengeluarkan pernyataan bahwa masalah tersebut muncul salah satunya karena arus deras barang impor dari China yang membuat industri dalam negerinya kesulitan bersaing.

Abdillah menyampaikan kekhawatirannya masalah serupa bisa terjadi di Indonesia jika pemerintah tidak cepat tanggap.

Menurutnya tanda-tanda kondisi tersebut kelihatan pada banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri tekstil yang selama ini menerima hantaman cukup besar dari barang-barang impor.

“Berkaca dari kondisi yang terjadi di Thailand, utilisasi yang rendah menunjukkan permintaan konsumen yang rendah juga. Hal ini bisa disebabkan oleh efek substitusi karena ada barang yang jauh lebih murah dari luar negeri misalnya. Selain itu karena penurunan daya beli di dalam negeri. Di masa suram ekonomi dunia karena geopolitik yang tidak mendukung, pemerintah perlu melakukan afirmasi kebijakan untuk melindungi produsen dalam negeri yang menyerap banyak tenaga kerja,” terang Abdillah.

Dalam situasi ini, Abdillah memberikan saran untuk beberapa kementerian yang langsung terkait dengan fenomena impor barang murah dari China yang bisa berdampak sangat merugikan bagi industri dalam negeri.

“Pertama, Kementerian Koordinator bidang Perekonomian menurutnya harus mampu mengkoordinir semua kepentingan dengan baik, demi kesejahteraan baik produsen maupun konsumen dalam negeri. Kedua, Kementerian Perindustrian harus menjalankan kebijakan seleksi impor yang ketat dan selalu mempertimbangkan dengan dalam dampak kebijakan terhadap daya saing industri dalam negeri,” sebut Abdillah.

“Ketiga, Kementerian Keuangan harus mampu menciptakan kebijakan tarif impor yang mendukung daya saing industri dalam negeri. Keempat, Kementerian Perdagangan perlu menegaskan sikapnya dalam mendukung kepentingan nasional dengan tidak menghalangi pelaksanaan regulasi pengetatan impor yang sekarang dilakukan,” tambahnya.

Menurutnya, penegasan penyikapan dari kementerian-kementerian yang bertanggung jawab dalam memajukan sektor industri dalam negeri menjadi krusial di tengah situasi barang impor dari China deras masuk ke Indonesia.

Dan yang juga sangat penting adalah melindungi sektor-sektor Industri padat karya di Indonesia dari serangan impor. Pandangan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya barang impor masuk ke pasar Indonesia setelah berlakunya Permendag No. 8 Tahun 2024 yang merelaksasi aturan impor dan protes pelaku industri dalam negeri.

“Kita harus fokus pada industri yang padat karya, dimana goncangan usaha akan berpotensi mendorong pemutusan hubungan kerja. Jika relaksasi ini dinikmati oleh importir barang yang padat karya, maka pemerintah harus memitigasi konsekuensinya,” terang Abdillah.

Abdillah juga mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memerintahkan menghentikan relaksasi impor terutama di sektor tekstil yang padat karya.

Sebelumnya Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong agar relaksasi impor dihentikan karena merugikan industri dalam negeri.

“Saya setuju dengan Pak Jokowi. Perlu pendalaman lebih lanjut untuk merumuskan kebijakan yang pro tenaga kerja, terutama untuk barang non esensial seperti tekstil, impornya perlu diawasi dan diatur dengan baik. Penghentian relaksasi impor akan memberikan waktu bagi pengambil kebijakan untuk merumuskan kebijakan yang komprehensif,” tutur Abdillah.

Menurut Abdillah pembatasan impor untuk barang-barang non esensial yang produksinya bersifat padat karya perlu dikedepankan pemerintah untuk menjaga penyerapan tenaga kerja.

“Impor untuk barang yang tidak esensial sebaiknya dibatasi, dan menunggu industri dalam negeri mandiri. Apalagi impor barang yang padat karya seperti tekstil, itu harus sangat dibatasi dengan menaikkan tarif bea masuk, karena tekstil bukanlah barang esensial dan dia menyerap tenaga kerja yang banyak,” tambah Abdillah.

FacebookXLinkedInWhatsApp
Tags: Abdilah AhsanAgus Gumiwang KartasasmitaBerita IndustriIndustriManufakturMenperin
Previous Post

Inaplas: Serbuan Bahan Baku dan Barang Jadi Impor Bikin Industri Petrokimia Nasional Menderita

Next Post

Menteri Teten Tepis Isu Meliberalisasi Koperasi

Redaksi Jurnal Industry

Redaksi Jurnal Industry

Related Posts

Menperin: 1.236 Pabrik Bakal Mulai Produksi Tahun ini Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja
Jasa

Menperin: 1.236 Pabrik Bakal Mulai Produksi Tahun ini Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja

January 20, 2026
Dongkrak Daya Saing, Kemenperin Komitmen Tingkatkan Mutu Produk Industri Nasional
Jasa

Kemenperin: SBIN Perkuat Produk Industri Nasional Berbasis Standar Mutu

December 30, 2025
Kemenkop Siapkan Kopdes Merah Putih Jadi Mesin Industrialisasi Desa
Jasa

Kemenkop Siapkan Kopdes Merah Putih Jadi Mesin Industrialisasi Desa

December 29, 2025
Keren! Kemenperin Borong Penghargaan Kemenkeu, Tata Kelola Aset Negara Diakui Nasional
Jasa

Keren! Kemenperin Borong Penghargaan Kemenkeu, Tata Kelola Aset Negara Diakui Nasional

December 24, 2025
Menperin Reformasi Kebijakan TKDN, Lebih Mudah, Murah, Cepat dan Transparan
Jasa

Kemenperin Tancap Gas Digitalisasi Industri, Siap Saingi Vietnam dan Thailand

December 23, 2025
SBIN Jadi Senjata Baru RI Menuju Indonesia Emas 2045, Menperin Ungkap Strategi Rahasianya!
Jasa

SBIN Jadi Senjata Baru RI Menuju Indonesia Emas 2045, Menperin Ungkap Strategi Rahasianya!

December 6, 2025
Next Post
Img 20240719 Wa0070

Menteri Teten Tepis Isu Meliberalisasi Koperasi

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Connect with
Notify of
Please login to comment
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
  • Trending
  • Comments
  • Latest
JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

February 13, 2023
Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

January 7, 2022
Kalla Group Bakal Bangun Apartemen dan Taman Wisata Senilai Ratusan Miliar di Patimban

Kalla Group Bakal Bangun Apartemen dan Taman Wisata Senilai Ratusan Miliar di Patimban

March 26, 2024
SPS Bangun Pabrik Granit di Subang, Kapasitas Capai 14 Juta m2 per Tahun

SPS Bangun Pabrik Granit di Subang, Kapasitas Capai 14 Juta m2 per Tahun

July 25, 2023
15 20170217 10190176

Impor Bahan Baku Plastik Tidak Memerlukan Pertimbangan Teknis dari Kemenperin

1
Whatsapp Image 2024 08 16 At 11.28.23

Berikan Diskon Khusus Hanya di IFRA EXPO 2024, Apotek K-24 Siap Buka 110 Gerai Baru

1
Bp Pol Okto F 71

Wamendag Blak-blakan Ungkap Dalang Ekspor UMKM Tanah Air Masih Rendah

1
Apotek K-24 Tambah 33 Gerai Baru Bagian dari Ekspansi Usaha

Apotek K-24 Tambah 33 Gerai Baru Bagian dari Ekspansi Usaha

1
Gelar Forum Bisnis, Investor Korea Selatan Borong Peluang di Indonesia

Gelar Forum Bisnis, Investor Korea Selatan Borong Peluang di Indonesia

January 20, 2026
Proyek Pembangunan Pipa Gas Dusem Senilai Rp2,1 Triliun Dimulai Bulan Depan

Pasokan Gas di Jatim Anjlok, Industri Teriak Utilisasi Tertekan

January 20, 2026
Menperin: 1.236 Pabrik Bakal Mulai Produksi Tahun ini Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja

Menperin: 1.236 Pabrik Bakal Mulai Produksi Tahun ini Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja

January 20, 2026
Kemenperin Dorong IKM Fesyen dan Kriya Naik Kelas Lewat Model Bisnis Berbasis Budaya

Kemenperin Dorong IKM Fesyen dan Kriya Naik Kelas Lewat Model Bisnis Berbasis Budaya

January 15, 2026

Berita Terbaru

Gelar Forum Bisnis, Investor Korea Selatan Borong Peluang di Indonesia

Gelar Forum Bisnis, Investor Korea Selatan Borong Peluang di Indonesia

January 20, 2026
Proyek Pembangunan Pipa Gas Dusem Senilai Rp2,1 Triliun Dimulai Bulan Depan

Pasokan Gas di Jatim Anjlok, Industri Teriak Utilisasi Tertekan

January 20, 2026
Menperin: 1.236 Pabrik Bakal Mulai Produksi Tahun ini Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja

Menperin: 1.236 Pabrik Bakal Mulai Produksi Tahun ini Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja

January 20, 2026
Kemenperin Dorong IKM Fesyen dan Kriya Naik Kelas Lewat Model Bisnis Berbasis Budaya

Kemenperin Dorong IKM Fesyen dan Kriya Naik Kelas Lewat Model Bisnis Berbasis Budaya

January 15, 2026
Jurnal Industry

Jurnal Industry adalah portal berita industry di Indonesia yang menghadirkan berita-berita terbaru tentang perkembangan sektor industri dan sektor pendukung lainnya.

Follow Us

Trending

JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

by ari
February 13, 2023
0

Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

by Redaksi Jurnal Industry
January 7, 2022
0

Demo Side Banner
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Copyright © 2021 Jurnal Industry. All rights reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Industri
    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • Digital
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
  • Pariwisata
    • Hotel
    • Destinasi
    • Kebijakan
    • Kuliner
  • Properti
    • Landed House
    • MICE
    • Apartemen
  • Keuangan
    • Perbankan
    • Investasi
    • Asuransi
    • Pembiayaan
  • Olahraga
    • Arena
    • Sepakbola
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Tren
    • Selebriti
  • Teknologi
    • Digital
    • Payment
  • Energi
    • Energi Terbarukan
    • Listrik
    • Migas
  • Berita Foto
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2021 Jurnal Industry. All rights reserved

wpDiscuz
0
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
| Reply