• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Login
  • Register
Jurnal Industry
Leaderboard
  • Industri
    • All
    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • IKM
    • Infrastruktur
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Maritim
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
    • UMKM
    Kemenperin Genjot Industri Hijau, Sektor Minuman Jadi Andalan Ekonomi Sirkular

    Kemenperin Genjot Industri Hijau, Sektor Minuman Jadi Andalan Ekonomi Sirkular

    588286 620

    Industri Keramik Siapkan Investasi Rp10 Triliun Asal Pasokan Gas Aman

    Toyota dan Garuda Bagi-Bagi Innova Zenix Hybrid, Begini Cara Ikut Programnya

    Toyota dan Garuda Bagi-Bagi Innova Zenix Hybrid, Begini Cara Ikut Programnya

    Investor Asing Serbu Jawa Barat! Subang Smartpolitan Jadi Incaran Baru

    Investor Tak Lagi Kejar Lahan Murah, Kawasan Industri Ini Justru Paling Dicari

    Sambut HUT Kemerdekaan RI, Mitsubishi Bagi-Bagi Diskon Servis hingga 17 Persen

    Sambut HUT Kemerdekaan RI, Mitsubishi Bagi-Bagi Diskon Servis hingga 17 Persen

    Rokok Ilegal Kian Merajalela! Wamenperin Bongkar Dampaknya ke Ekonomi dan 6 Juta Pekerja

    Kemenperin Bidik Pasar Sportswear Rp 58 Triliun, Industri Lokal Didorong Kuasai Peluang

    Asosiasi Ungkap Fakta Atap Baja Galvanis: Tahan Karat dan Aman Dipakai

    Asosiasi Ungkap Fakta Atap Baja Galvanis: Tahan Karat dan Aman Dipakai

    Puluhan Mobil Baru Siap Debut di GIIAS 2026

    GIIAS 2026 Bukan Cuma Pamer Mobil Baru, Teknologi ADAS Kini Jadi Rebutan Pembeli

    Residu Kebijakan Relaksasi Impor Bikin PHK Merajalela

    Manufaktur Indonesia Makin Ngebut! IKI Juli 2026 Naik ke 53,10

    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • Digital
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
  • Pariwisata
    • Hotel
    • Destinasi
    • Kebijakan
    • Kuliner
  • Properti
    • Landed House
    • MICE
    • Apartemen
  • Keuangan
    • Perbankan
    • Investasi
    • Asuransi
    • Pembiayaan
  • Olahraga
    • Arena
    • Sepakbola
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Tren
    • Selebriti
  • Teknologi
    • Digital
    • Payment
  • Energi
    • Energi Terbarukan
    • Listrik
    • Migas
  • Berita Foto
No Result
View All Result
Jurnal Industry
  • Industri
    • All
    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • IKM
    • Infrastruktur
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Maritim
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
    • UMKM
    Kemenperin Genjot Industri Hijau, Sektor Minuman Jadi Andalan Ekonomi Sirkular

    Kemenperin Genjot Industri Hijau, Sektor Minuman Jadi Andalan Ekonomi Sirkular

    588286 620

    Industri Keramik Siapkan Investasi Rp10 Triliun Asal Pasokan Gas Aman

    Toyota dan Garuda Bagi-Bagi Innova Zenix Hybrid, Begini Cara Ikut Programnya

    Toyota dan Garuda Bagi-Bagi Innova Zenix Hybrid, Begini Cara Ikut Programnya

    Investor Asing Serbu Jawa Barat! Subang Smartpolitan Jadi Incaran Baru

    Investor Tak Lagi Kejar Lahan Murah, Kawasan Industri Ini Justru Paling Dicari

    Sambut HUT Kemerdekaan RI, Mitsubishi Bagi-Bagi Diskon Servis hingga 17 Persen

    Sambut HUT Kemerdekaan RI, Mitsubishi Bagi-Bagi Diskon Servis hingga 17 Persen

    Rokok Ilegal Kian Merajalela! Wamenperin Bongkar Dampaknya ke Ekonomi dan 6 Juta Pekerja

    Kemenperin Bidik Pasar Sportswear Rp 58 Triliun, Industri Lokal Didorong Kuasai Peluang

    Asosiasi Ungkap Fakta Atap Baja Galvanis: Tahan Karat dan Aman Dipakai

    Asosiasi Ungkap Fakta Atap Baja Galvanis: Tahan Karat dan Aman Dipakai

    Puluhan Mobil Baru Siap Debut di GIIAS 2026

    GIIAS 2026 Bukan Cuma Pamer Mobil Baru, Teknologi ADAS Kini Jadi Rebutan Pembeli

    Residu Kebijakan Relaksasi Impor Bikin PHK Merajalela

    Manufaktur Indonesia Makin Ngebut! IKI Juli 2026 Naik ke 53,10

    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • Digital
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
  • Pariwisata
    • Hotel
    • Destinasi
    • Kebijakan
    • Kuliner
  • Properti
    • Landed House
    • MICE
    • Apartemen
  • Keuangan
    • Perbankan
    • Investasi
    • Asuransi
    • Pembiayaan
  • Olahraga
    • Arena
    • Sepakbola
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Tren
    • Selebriti
  • Teknologi
    • Digital
    • Payment
  • Energi
    • Energi Terbarukan
    • Listrik
    • Migas
  • Berita Foto
No Result
View All Result
Jurnal Industry
No Result
View All Result
Home Industri IKM

IKM Dukung Percepatan Diversifikasi Pangan Berbasis Agrikultur Kementerian Perindustrian terus memacu peningkatan produksi pangan dalam negeri guna menjaga dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Pengembangan industri pangan dilakukan melalui hilirisasi produk pertanian sehingga tercipta diversifikasi produk pangan yang memanfaatkan sumber daya atau bahan baku lokal dengan meningkatkan nilai tambahnya. “Pengembangan industri pangan masih memiliki prospek yang besar, sehingga diharapkan ke depannya hilirisasi produk pertanian dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita dalam keterangannya, Jumat (14/6). Menurut Dirjen IKMA, komoditas agribisnis dan bahan pangan lokal alternatif merupakan tulang punggung ketahanan pangan Indonesia. Sebab, masyarakat tak hanya membutuhkan bahan pangan yang segar, tetapi juga olahan pangan lanjutan. Contohnya, pelaku industri dapat memanfaatkaan bahan baku pengganti beras sebagai sumber karbohidrat, seperti dari singkong, sagu, porang, sorgum, dan lain sebagainya. “Percepatan hilirisasi komoditas bahan pangan saat ini sangat diperlukan karena besarnya potensi untuk pengembangan produk olahan lanjutan yang dihasilkan dari bahan baku lokal, baik produk antara (intermediate product) maupun produk jadi (end product) yang siap dikonsumsi,” papar Reni. Direktur IKM Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan Yedi Sabaryadi mengungkapkan, produk pangan inovatif juga memiliki segmen pasar di sektor ritel. Pada Mei 2024, Ditjen IKMA melaksanakan kegiatan Business Matching yang mempertemukan 47 IKM pangan terpilih dengan 24 perusahaan ritel yang menghasilkan potensi transaksi mencapai Rp33 miliar. “Sebanyak 26 IKM peserta Business Matching merupakan alumni program Indonesia Food Innovation (IFI), dan ada satu IKM dengan produk madu mencatatkan potensi transaksi tertinggi senilai Rp1,02 miliar,” ungkap Yedi. Menurutnya, percepatan hilirisasi produk agrikultur perlu membutuhkan campur tangan atau kolaborasi berbagai pihak, seperti startup, lembaga penelitian dan pengembangan, perguruan tinggi, serta IKM teknologi tepat guna, yang dapat menjadi mitra. Sedangkan di rantai produksi industri pangan, para pelaku harus memperhatikan bahan baku pembuatan produk, produksi, hingga tahap distribusi ke tangan konsumen. Dalam upaya mengakselerasi bisnis IKM pangan yang memiliki inovasi dalam produk dan/atau prosesnya, serta yang memiliki bahan baku utama sumber daya lokal, Ditjen IKMA rutin menyelenggarakan Program Indonesia Food Innovation (IFI). Tujuannya, agar IKM pangan siap menjadi industri pangan yang mudah dipasarkan, menguntungkan, dan berkelanjutan (marketable, profitable, dan sustainable). Pendaftaran IFI tahun ini telah dibuka sejak tanggal 6 Juni 2024 melalui laman www.ifi.kemenperin.go.id. “Masing-masing komoditas agribisnis tentu memiliki karakteristik yang sangat spesifik, sehingga pengolahannya diperlukan proses yang berbeda bahkan diperlukan inovasi untuk menghasilkan produk yang optimal dan memenuhi kebutuhan pasar. Untuk mendukung hal tersebut, Kemenperin melalui Ditjen IKMA menyelenggarakan Program IFI,” ucap Yedi. Lebih lanjut, pendaftar IFI terus meningkat setiap tahunnya. Selama empat kali dilaksanakan, jumlah pendaftar mencapai 7.925, dan pada tahun 2023 sebanyak 2.153 pendaftar yang ikut dalam seleksi program IFI. Terdapat 20 peserta yang terpilih mendapatkan pembinaan dalam tahapan food business scale-up melalui coaching, mentoring dan fasilitasi pembinaan terkait manajemen, aspek hukum, dan jejaring. “Dari fasilitasi yang diberikan Ditjen IKMA, terbukti banyak pelaku IKM pangan peserta IFI yang berhasil menaikkan omzet, dengan memperluas potensi pasar, baik nasional maupun ekspor,” imbuhnya. Sebagai contoh, IKM produk olahan susu yang menciptakan keju spesial dengan sentuhan unik pada cita rasa lokal, Rossalie Cheese di Bali. Dengan bersertifikat HACCP, Rossalie Cheese mampu mengembangkan pasar, menjadi pengganti keju impor ke jaringan premium hotel, premium retail market (Kem Chicks, Pepito, Papaya) dan juga restoran premium di Bali dan kota besar di Indonesia. IKM lain yang berhasil memperluas ekspor setelah mengimplementasikan HACCP adalah CV Nusantara Jaya Food (NJF) di Malang, Jawa Timur. CV NJF mengalami peningkatan kapasitas produksi dan perluasan pasar hingga ke Curacao, Hongkong, Korea, dan Australia. Adapun total kapasitas produksi untuk produk sayur dan buah beku CV NFJ yang dipasok untuk perusahaan mining dan Asosiasi Catering Indonesia mencapai 300 ton per bulan.

Redaksi Jurnal Industry by Redaksi Jurnal Industry
June 18, 2024
in IKM
0
1
FacebookXLinkedInWhatsApp

Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu peningkatan produksi pangan dalam negeri guna menjaga dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Pengembangan industri pangan dilakukan melalui hilirisasi produk pertanian sehingga tercipta diversifikasi produk pangan yang memanfaatkan sumber daya atau bahan baku lokal dengan meningkatkan nilai tambahnya.

“Pengembangan industri pangan masih memiliki prospek yang besar, sehingga diharapkan ke depannya hilirisasi produk pertanian dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita dalam keterangannya.

Menurut Dirjen IKMA, komoditas agribisnis dan bahan pangan lokal alternatif merupakan tulang punggung ketahanan pangan Indonesia. Sebab, masyarakat tak hanya membutuhkan bahan pangan yang segar, tetapi juga olahan pangan lanjutan. Contohnya, pelaku industri dapat memanfaatkaan bahan baku pengganti beras sebagai sumber karbohidrat, seperti dari singkong, sagu, porang, sorgum, dan lain sebagainya.

“Percepatan hilirisasi komoditas bahan pangan saat ini sangat diperlukan karena besarnya potensi untuk pengembangan produk olahan lanjutan yang dihasilkan dari bahan baku lokal, baik produk antara (intermediate product) maupun produk jadi (end product) yang siap dikonsumsi,” papar Reni.

Direktur IKM Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan Yedi Sabaryadi mengungkapkan, produk pangan inovatif juga memiliki segmen pasar di sektor ritel. Pada Mei 2024, Ditjen IKMA melaksanakan kegiatan Business Matching yang mempertemukan 47 IKM pangan terpilih dengan 24 perusahaan ritel yang menghasilkan potensi transaksi mencapai Rp33 miliar.

“Sebanyak 26 IKM peserta Business Matching merupakan alumni program Indonesia Food Innovation (IFI), dan ada satu IKM dengan produk madu mencatatkan potensi transaksi tertinggi senilai Rp1,02 miliar,” ungkap Yedi.

Menurutnya, percepatan hilirisasi produk agrikultur perlu membutuhkan campur tangan atau kolaborasi berbagai pihak, seperti startup, lembaga penelitian dan pengembangan, perguruan tinggi, serta IKM teknologi tepat guna, yang dapat menjadi mitra. Sedangkan di rantai produksi industri pangan, para pelaku harus memperhatikan bahan baku pembuatan produk, produksi, hingga tahap distribusi ke tangan konsumen.

Dalam upaya mengakselerasi bisnis IKM pangan yang memiliki inovasi dalam produk dan/atau prosesnya, serta yang memiliki bahan baku utama sumber daya lokal, Ditjen IKMA rutin menyelenggarakan Program Indonesia Food Innovation (IFI).

Tujuannya, agar IKM pangan siap menjadi industri pangan yang mudah dipasarkan, menguntungkan, dan berkelanjutan (marketable, profitable, dan sustainable). Pendaftaran IFI tahun ini telah dibuka sejak tanggal 6 Juni 2024 melalui laman www.ifi.kemenperin.go.id.

“Masing-masing komoditas agribisnis tentu memiliki karakteristik yang sangat spesifik, sehingga pengolahannya diperlukan proses yang berbeda bahkan diperlukan inovasi untuk menghasilkan produk yang optimal dan memenuhi kebutuhan pasar. Untuk mendukung hal tersebut, Kemenperin melalui Ditjen IKMA menyelenggarakan Program IFI,” ucap Yedi.

Lebih lanjut, pendaftar IFI terus meningkat setiap tahunnya. Selama empat kali dilaksanakan, jumlah pendaftar mencapai 7.925, dan pada tahun 2023 sebanyak 2.153 pendaftar yang ikut dalam seleksi program IFI.

Terdapat 20 peserta yang terpilih mendapatkan pembinaan dalam tahapan food business scale-up melalui coaching, mentoring dan fasilitasi pembinaan terkait manajemen, aspek hukum, dan jejaring.

“Dari fasilitasi yang diberikan Ditjen IKMA, terbukti banyak pelaku IKM pangan peserta IFI yang berhasil menaikkan omzet, dengan memperluas potensi pasar, baik nasional maupun ekspor,” imbuhnya.

Sebagai contoh, IKM produk olahan susu yang menciptakan keju spesial dengan sentuhan unik pada cita rasa lokal, Rossalie Cheese di Bali.

Dengan bersertifikat HACCP, Rossalie Cheese mampu mengembangkan pasar, menjadi pengganti keju impor ke jaringan premium hotel, premium retail market (Kem Chicks, Pepito, Papaya) dan juga restoran premium di Bali dan kota besar di Indonesia.

IKM lain yang berhasil memperluas ekspor setelah mengimplementasikan HACCP adalah CV Nusantara Jaya Food (NJF) di Malang, Jawa Timur.

CV NJF mengalami peningkatan kapasitas produksi dan perluasan pasar hingga ke Curacao, Hongkong, Korea, dan Australia.

Adapun total kapasitas produksi untuk produk sayur dan buah beku CV NFJ yang dipasok untuk perusahaan mining dan Asosiasi Catering Indonesia mencapai 300 ton per bulan.

FacebookXLinkedInWhatsApp
Tags: Berita IndustriDirjen IKMAIKMIKM AgrikulturIndustriKemenperin
Previous Post

Menperin Rayu SEG Investasi Petrokimia di Indonesia

Next Post

Menperin Pacu Neta Jadikan RI Basis Produksi dan Hub Ekspor Kendaraan Listrik

Redaksi Jurnal Industry

Redaksi Jurnal Industry

Related Posts

2
IKM

Kemenperin Siapkan Pengusaha Baru di Kawasan Transmigrasi

July 30, 2026
Kemenperin Genjot Industri Kreatif, Pelaku Fesyen dan Kriya Wajib Pahami Perilaku Konsumen
IKM

Kemenperin Genjot Industri Kreatif, Pelaku Fesyen dan Kriya Wajib Pahami Perilaku Konsumen

June 22, 2026
Industri Kosmetik RI Melejit, 90 Persen Pelaku Usaha Ternyata IKM
IKM

Industri Kosmetik RI Melejit, 90 Persen Pelaku Usaha Ternyata IKM

May 21, 2026
Menperin: 1.236 Pabrik Bakal Mulai Produksi Tahun ini Serap Ratusan Ribu Tenaga Kerja
IKM

Ekspor Kerajinan RI Tembus USD806 Juta! Kemenperin Percepat Akses Pasar IKM Lewat Business Matching

March 16, 2026
Keren! 24 IKM Drone Binaan Kemenperin Siap Kuasai Industri, dari Pertanian hingga Tambang
IKM

Keren! 24 IKM Drone Binaan Kemenperin Siap Kuasai Industri, dari Pertanian hingga Tambang

February 23, 2026
Resmi! Sentra Industri Fesyen di Bintan Jadi Senjata Baru Kemenperin Tembus Pasar Ekspor
IKM

Resmi! Sentra Industri Fesyen di Bintan Jadi Senjata Baru Kemenperin Tembus Pasar Ekspor

January 28, 2026
Next Post
Menperin Luncurkan Smelter Titanium Pertama di Indonesia Senilai Rp1,3 Triliun

Menperin Pacu Neta Jadikan RI Basis Produksi dan Hub Ekspor Kendaraan Listrik

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Connect with
Notify of
Please login to comment
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
  • Trending
  • Comments
  • Latest
JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

February 13, 2023
Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

January 7, 2022
Kalla Group Bakal Bangun Apartemen dan Taman Wisata Senilai Ratusan Miliar di Patimban

Kalla Group Bakal Bangun Apartemen dan Taman Wisata Senilai Ratusan Miliar di Patimban

March 26, 2024
SPS Bangun Pabrik Granit di Subang, Kapasitas Capai 14 Juta m2 per Tahun

SPS Bangun Pabrik Granit di Subang, Kapasitas Capai 14 Juta m2 per Tahun

July 25, 2023
PT Diamond Citra Propertindo Tbk Catat Laba Bersih Kuartal III 2025 Melesat Jadi Rp 855 Juta

PT Diamond Citra Propertindo Tbk Catat Laba Bersih Kuartal III 2025 Melesat Jadi Rp 855 Juta

3
15 20170217 10190176

Impor Bahan Baku Plastik Tidak Memerlukan Pertimbangan Teknis dari Kemenperin

1
Whatsapp Image 2024 08 16 At 11.28.23

Berikan Diskon Khusus Hanya di IFRA EXPO 2024, Apotek K-24 Siap Buka 110 Gerai Baru

1
Bp Pol Okto F 71

Wamendag Blak-blakan Ungkap Dalang Ekspor UMKM Tanah Air Masih Rendah

1
Refrigerator New Model 2D TM AQR-VTM535RSG(CL): Kulkas Jumbo yang Super Hemat Listrik dari Aqua 

Refrigerator New Model 2D TM AQR-VTM535RSG(CL): Kulkas Jumbo yang Super Hemat Listrik dari Aqua 

August 10, 2026
Kemenperin Genjot Industri Hijau, Sektor Minuman Jadi Andalan Ekonomi Sirkular

Kemenperin Genjot Industri Hijau, Sektor Minuman Jadi Andalan Ekonomi Sirkular

August 7, 2026
588286 620

Industri Keramik Siapkan Investasi Rp10 Triliun Asal Pasokan Gas Aman

August 7, 2026
Traveloka Luncurkan Program 8.8 Merdeka Sale, Hadirkan Segudang Diskon

Traveloka Luncurkan Program 8.8 Merdeka Sale, Hadirkan Segudang Diskon

August 5, 2026

Berita Terbaru

Refrigerator New Model 2D TM AQR-VTM535RSG(CL): Kulkas Jumbo yang Super Hemat Listrik dari Aqua 

Refrigerator New Model 2D TM AQR-VTM535RSG(CL): Kulkas Jumbo yang Super Hemat Listrik dari Aqua 

August 10, 2026
Kemenperin Genjot Industri Hijau, Sektor Minuman Jadi Andalan Ekonomi Sirkular

Kemenperin Genjot Industri Hijau, Sektor Minuman Jadi Andalan Ekonomi Sirkular

August 7, 2026
588286 620

Industri Keramik Siapkan Investasi Rp10 Triliun Asal Pasokan Gas Aman

August 7, 2026
Traveloka Luncurkan Program 8.8 Merdeka Sale, Hadirkan Segudang Diskon

Traveloka Luncurkan Program 8.8 Merdeka Sale, Hadirkan Segudang Diskon

August 5, 2026
Jurnal Industry

Jurnal Industry adalah portal berita industry di Indonesia yang menghadirkan berita-berita terbaru tentang perkembangan sektor industri dan sektor pendukung lainnya.

Follow Us

Trending

JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

by ari
February 13, 2023
0

Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

by Redaksi Jurnal Industry
January 7, 2022
0

Demo Side Banner
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Copyright © 2021 Jurnal Industry. All rights reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Industri
    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • Digital
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
  • Pariwisata
    • Hotel
    • Destinasi
    • Kebijakan
    • Kuliner
  • Properti
    • Landed House
    • MICE
    • Apartemen
  • Keuangan
    • Perbankan
    • Investasi
    • Asuransi
    • Pembiayaan
  • Olahraga
    • Arena
    • Sepakbola
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Tren
    • Selebriti
  • Teknologi
    • Digital
    • Payment
  • Energi
    • Energi Terbarukan
    • Listrik
    • Migas
  • Berita Foto
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2021 Jurnal Industry. All rights reserved

wpDiscuz
0
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
| Reply