• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pasang Iklan
  • Hubungi Kami
  • Login
  • Register
Jurnal Industry
Leaderboard
  • Industri
    • All
    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • IKM
    • Infrastruktur
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Maritim
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
    • UMKM
    Kemenperin Genjot Industri Hijau, Sektor Minuman Jadi Andalan Ekonomi Sirkular

    Kemenperin Genjot Industri Hijau, Sektor Minuman Jadi Andalan Ekonomi Sirkular

    588286 620

    Industri Keramik Siapkan Investasi Rp10 Triliun Asal Pasokan Gas Aman

    Toyota dan Garuda Bagi-Bagi Innova Zenix Hybrid, Begini Cara Ikut Programnya

    Toyota dan Garuda Bagi-Bagi Innova Zenix Hybrid, Begini Cara Ikut Programnya

    Investor Asing Serbu Jawa Barat! Subang Smartpolitan Jadi Incaran Baru

    Investor Tak Lagi Kejar Lahan Murah, Kawasan Industri Ini Justru Paling Dicari

    Sambut HUT Kemerdekaan RI, Mitsubishi Bagi-Bagi Diskon Servis hingga 17 Persen

    Sambut HUT Kemerdekaan RI, Mitsubishi Bagi-Bagi Diskon Servis hingga 17 Persen

    Rokok Ilegal Kian Merajalela! Wamenperin Bongkar Dampaknya ke Ekonomi dan 6 Juta Pekerja

    Kemenperin Bidik Pasar Sportswear Rp 58 Triliun, Industri Lokal Didorong Kuasai Peluang

    Asosiasi Ungkap Fakta Atap Baja Galvanis: Tahan Karat dan Aman Dipakai

    Asosiasi Ungkap Fakta Atap Baja Galvanis: Tahan Karat dan Aman Dipakai

    Puluhan Mobil Baru Siap Debut di GIIAS 2026

    GIIAS 2026 Bukan Cuma Pamer Mobil Baru, Teknologi ADAS Kini Jadi Rebutan Pembeli

    Residu Kebijakan Relaksasi Impor Bikin PHK Merajalela

    Manufaktur Indonesia Makin Ngebut! IKI Juli 2026 Naik ke 53,10

    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • Digital
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
  • Pariwisata
    • Hotel
    • Destinasi
    • Kebijakan
    • Kuliner
  • Properti
    • Landed House
    • MICE
    • Apartemen
  • Keuangan
    • Perbankan
    • Investasi
    • Asuransi
    • Pembiayaan
  • Olahraga
    • Arena
    • Sepakbola
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Tren
    • Selebriti
  • Teknologi
    • Digital
    • Payment
  • Energi
    • Energi Terbarukan
    • Listrik
    • Migas
  • Berita Foto
No Result
View All Result
Jurnal Industry
  • Industri
    • All
    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • IKM
    • Infrastruktur
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Maritim
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
    • UMKM
    Kemenperin Genjot Industri Hijau, Sektor Minuman Jadi Andalan Ekonomi Sirkular

    Kemenperin Genjot Industri Hijau, Sektor Minuman Jadi Andalan Ekonomi Sirkular

    588286 620

    Industri Keramik Siapkan Investasi Rp10 Triliun Asal Pasokan Gas Aman

    Toyota dan Garuda Bagi-Bagi Innova Zenix Hybrid, Begini Cara Ikut Programnya

    Toyota dan Garuda Bagi-Bagi Innova Zenix Hybrid, Begini Cara Ikut Programnya

    Investor Asing Serbu Jawa Barat! Subang Smartpolitan Jadi Incaran Baru

    Investor Tak Lagi Kejar Lahan Murah, Kawasan Industri Ini Justru Paling Dicari

    Sambut HUT Kemerdekaan RI, Mitsubishi Bagi-Bagi Diskon Servis hingga 17 Persen

    Sambut HUT Kemerdekaan RI, Mitsubishi Bagi-Bagi Diskon Servis hingga 17 Persen

    Rokok Ilegal Kian Merajalela! Wamenperin Bongkar Dampaknya ke Ekonomi dan 6 Juta Pekerja

    Kemenperin Bidik Pasar Sportswear Rp 58 Triliun, Industri Lokal Didorong Kuasai Peluang

    Asosiasi Ungkap Fakta Atap Baja Galvanis: Tahan Karat dan Aman Dipakai

    Asosiasi Ungkap Fakta Atap Baja Galvanis: Tahan Karat dan Aman Dipakai

    Puluhan Mobil Baru Siap Debut di GIIAS 2026

    GIIAS 2026 Bukan Cuma Pamer Mobil Baru, Teknologi ADAS Kini Jadi Rebutan Pembeli

    Residu Kebijakan Relaksasi Impor Bikin PHK Merajalela

    Manufaktur Indonesia Makin Ngebut! IKI Juli 2026 Naik ke 53,10

    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • Digital
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
  • Pariwisata
    • Hotel
    • Destinasi
    • Kebijakan
    • Kuliner
  • Properti
    • Landed House
    • MICE
    • Apartemen
  • Keuangan
    • Perbankan
    • Investasi
    • Asuransi
    • Pembiayaan
  • Olahraga
    • Arena
    • Sepakbola
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Tren
    • Selebriti
  • Teknologi
    • Digital
    • Payment
  • Energi
    • Energi Terbarukan
    • Listrik
    • Migas
  • Berita Foto
No Result
View All Result
Jurnal Industry
No Result
View All Result
Home Industri Jasa

PMI Manufaktur RI Kembali Melemah, Kemenperin Beberkan Biang Keroknya

Redaksi Jurnal Industry by Redaksi Jurnal Industry
July 2, 2025
in Jasa
0
Fh 1
FacebookXLinkedInWhatsApp

Jurnalindustry.com – Jakarta – Kinerja manufaktur Indonesia sedikit melemah pada bulan Juni 2025. Pelemahan ini ditunjukkan oleh menurunnya PMI bulan Juni dan Mei sebesar 0,5 dari 47,4 Mei menjadi 46,9 pada Juni 2025.

Pelemahan PMI Indonesia juga diikuti oleh PMI sebagian negara ASEAN seperti Malaysia dari 48,8 ke 48,6, Thailand, 49,9 ke 49,5 dan Vietnam 50,5 ke 45,6 serta Singapore 50,6 ke 49,6.

Kemenperin menilai penurunan PMI Indonesia pada bulan Juni 2025 disebabkan dua faktor utama. Pertama, perusahaan industri masih menunggu paket kebijakan deregulasi yang pro bisnis. Kedua, pelemahan permintaan pasar ekspor dan domestik serta penurunan daya beli masyarakat.

“Dua faktor yang menyebabkan PMI Indonesia pada Juni 2025 masih kontraksi dan menurun disbanding bulan Mei 2025 yakni, pertama perusahaan industri masih menunggu kebijakan pro bisnis, dan kedua pelemahan permintaan pasar ekspor dan pasar domestik serta penurunan daya beli di Indonesia,” kata Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief di Jakarta, Selasa (1/7).

Empat Kebijakan Ditunggu Pengusaha

Pada bulan Juni lalu pengusaha industri masih menunggu kebijakan pro industri seperti kebijakan yang melindungi pasar domestik dari gempuran produk jadi impor murah. Kebijakan yang memperketat masuknya barang impor murah ke pasar domestik sangat ditunggu oleh para pengusaha.

Kebijakan ini diharapkan mampu mengurangi, membatasi barang impor murah yang telah mempersempit permintaan produk dalam negeri dipasar domestik. Ruang permintaan sempit ini akan semakin terbuka lebar bagi produk dalam negeri ditengah tekanan penurunan daya beli masyarakat.

Salah satu kebijakan pro industri yang melindungi produk dalam negeri di pasar domestik yang ditunggu pengusaha adalah revisi Permendag No. 8 Tahun 2024. Revisi kebijakan relaksasi impor produk jadi yang disampaikan dalam paket Kebijakan Deregulasi dan Kemudahan Berusaha ini telah diumumkan pemerintah pada hari Senin 30 Juli 2025 dan merupakan langkah positif yang dapat menumbuhkan optimisme pengusaha industri.

Namun, demikian dampak kebijakan ini diperkirakan dampak positifnya akan terasa sekitar 2 bulan kedepan sejak diumumkan terutama pada industri tekstil, pakaian jadi dan aksesoris pakaian jadi.

“Kami menduga dampak pencabutan relaksasi impor terutama pada impor produk tekstil, pakaian jadi dan aksesoris pakaian jadi akan dirasakan dampaknya pada dua bulan mendatang setelah kebijakan ini diumumkan. Perusahaan industri terutama, industri TPT dan industri Pakaian Jadi bersabar menunggu dampak pemberlakuan kebijakan ini. Namun demikian, pengumuman kebijakan ini tentu sinyal positif bagi industri terutama industri TPT dan Pakaian Jadi,” ujar Febri.

Perusahaan industri juga masih menunggu penetapan kebijakan perubahan pelabuhan masuk (entry port) untuk produk impor jadi. Selama ini, produk impor jadi berharga murah masuk melalui berbagai pelabuhan Indonesia.

Dengan adanya pembatasan entry port ini maka gempuran produk impor murah di pasar domestik akan berkurang dan sekaligus akan meningkatkan permintaan domestik produk dalam negeri.

“Pembatasan entry port bagi produk impor jadi berharga murah sangat penting bagi industri dalam negeri terutama bagi industri yang produknya sulit bersaing dengan produk impor murah yang berasal dari negara produsen yang mengalami oversupply.Kebijakan ini akan mampu meningkatkan permintaan utilisasi industri yang memproduksi produk yang bersaing ketat dengan produk impor murah,” tutur Febri.

Penandatangan IEU CEPA juga sangat ditunggu-tunggu oleh perusahaan industri terutama perusahaan ekspor. Perang dagang global telah memaksa industri berorientasi ekspor untuk aktif membuka pasar pada negara tujuan ekspor baru.

IEU-CEPA diharapkan bisa memfasilitasi hal ini dimana sebagian produk manufaktur Indonesia bisa masuk pada Uni Eropa dan bersaing dengan produk manufaktur negara lainnya. Kebijakan ini sangat ditunggu perusahaan industri dan telah menumbuhkan optimism mendalam terutaama pada perusahaan industri berorientasi ekspor.

“Perusahaan Industri menunggu penandatanganan perjanjian IEU-CEPA. Mereka optimis setelah penandatanganan IEU-CEPA maka pasar Eropa akan terbuka lebar bagi produk ekspor mereka,” ujar Febri

Faktor Pasar dan Daya Beli

Selain perusahaan industri yang masih menunggu kebijakan pro bisnis, faktor pasar dan daya beli masyarakat juga ikut andil penurunan PMI Indonesia menjadi 46,9 pada Juni 2025 lalu. Faktor pasar terutama penurunan permintaan dipasar ekspor dan domestik menyebabkan turunnya kinerja manufaktur.

Meski perang tarif dagang global sedikit mereda akan tetapi dampaknya masih dirasakan sampai saat ini oleh industri dalam negeri. Pelemahan permintaan pasar ekspor pada negara tujuan ekspor mengakibatkan sebagian industri dalam negeri melirik pasar domestik untuk menyerap produk mereka. Hal ini mengakibatkan tekanan permintaan dipasar domestik yang sebelumnya telah dibanjiri oleh produk impor.

Sementara itu, pasar dalam negeri juga menghadapi turunnya daya beli masyarakat. Masyarakat lebih memprioritaskan dana mereka untuk memenuhi kebutuhan dasar dibandingkan mengkonsumsi produk manufaktur terutama produk sekunder atau tersier.

Pada kelompok masyarakat ekonomi menengah keatas juga cenderung memprioritaskan menabung atau menginvestasikan dana yang mereka miliki guna mengantisipasi risiko kedepan dari pada membeli produk manufaktur tingkatan tertentu.

Di sisi lain, belanja pemerintah terutama belanja atas produk-produk manufaktur baru dimulai pada pertengahan Juni 2025. Belanja pemerintah pada proyek infrastruktur dan kontruksi sudah dirasakan dampaknya terutama bagi industri keramik, semen, kaca, besi dan baja. Begitu juga dengan kebijakan insentif pemerintah untuk liburan sekolah tahun ini berlangsung pada akhir bulan Juni 2025 awal masuk sekolah.

Dampak insentif pemerintah pada saat liburan sekolah dirasakan dampaknya oleh industri makanan, industri minuman, industri kerta, serta industri tekstil dan industri pakaian jadi.

“Kami mengapresiasi insentif pemerintah berupa gaji ke-13, insentif liburan anak sekolah dan momen memasuki tahun ajaran baru yang akan meningkatkan demand, utilisasi dan penyerapan tenaga kerja pada beberapa subsektor industri. Dengan dimulai belanja pemerintah atas produk manufaktur dan juga insentif liburan sekolah serta kenaikan permintaan menjelang tahun ajaran baru diharapkan bisa meningkatkan daya beli masyarakat terutama untuk membeli produk-produk manufaktur ke depannya,” ujar Febri.

Menanggapi PMI manufaktur Indonesia pada bulan Juni, Usamah Bhatti selaku Ekonom S&P Global Market Intelligence menyampaikan, penurunan kondisi sektor manufaktur Indonesia semakin dalam pada pertengahan tahun 2025. Ini karena lemahnya permintaan pasar yang menyebabkan penurunan produksi dan penjualan.

“Penurunan penjualan sebagian besar dari pasar domestik. Penurunan ini mendorong perusahaan menjalankan strategi retrenchment dengan mengurangi tenaga kerja dan aktivitas pembelian. Ke depannya, perusahaan kurang begitu optimis terhadap perkiraan output, bahkan kepercayaan diri juga turun ke posisi terendah dalam delapan bulan,” imbuhnya.

Adapun negara di ASEAN yang PMI manufakturnya juga mengalami kontraksi, yakni Vietnam (48,9), Malaysia (49,3), dan Myanmar (49,0). Sedangkan negara manufaktur lainnya, yang turut mengalami pelemahan PMI manufaktur, yaitu Inggris (47,7), Prancis (47,8), Korea Selatan (48,7), dan Jerman (49,0).

FacebookXLinkedInWhatsApp
Tags: Berita IndustriFebri Hendri Antoni AriefIndustriIndustri ManufakturKemenperinManufakturPMIPMI Manufaktur
Previous Post

BCA UMKM Fest 2025 Hadirkan Segudang Promo Menarik

Next Post

Ini Sejumlah Hambatan Besar Adopsi Kendaraan Listrik di Indonesia

Redaksi Jurnal Industry

Redaksi Jurnal Industry

Related Posts

Rokok Ilegal Kian Merajalela! Wamenperin Bongkar Dampaknya ke Ekonomi dan 6 Juta Pekerja
Industri

Kemenperin Bidik Pasar Sportswear Rp 58 Triliun, Industri Lokal Didorong Kuasai Peluang

August 4, 2026
Menkop dan Fadli Zon Resmikan Revitalisasi Tugu Koperasi di Tasikmalaya
Jasa

Menkop dan Fadli Zon Resmikan Revitalisasi Tugu Koperasi di Tasikmalaya

July 27, 2026
Diapresiasi DPR, Serapan Anggaran Kementerian UMKM Tahun 2025 Tembus 97,36 Persen
Jasa

Diapresiasi DPR, Serapan Anggaran Kementerian UMKM Tahun 2025 Tembus 97,36 Persen

July 16, 2026
Peluang Baru! Indonesia dan Wilayah Kirov Rusia Sepakat Susun MoU Industri
Jasa

Peluang Baru! Indonesia dan Wilayah Kirov Rusia Sepakat Susun MoU Industri

July 16, 2026
Indonesia Perkuat Kerja Sama Industri dengan Rusia, Bawa 50 Perusahaan ke INNOPROM 2026
Jasa

Indonesia Perkuat Kerja Sama Industri dengan Rusia, Bawa 50 Perusahaan ke INNOPROM 2026

June 24, 2026
Sharp Indonesia Gelar Run for the Future 6.0K, 600 Pelari Ikut Tanam 600 Pohon
Jasa

Sharp Indonesia Gelar Run for the Future 6.0K, 600 Pelari Ikut Tanam 600 Pohon

June 24, 2026
Next Post
Miliki Cadangan Nikel 5,3 Miliar Ton, Indonesia Berpotensi Jadi Pemain Kunci Ekosistem EV

Ini Sejumlah Hambatan Besar Adopsi Kendaraan Listrik di Indonesia

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Connect with
Notify of
Please login to comment
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
  • Trending
  • Comments
  • Latest
JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

February 13, 2023
Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

January 7, 2022
Kalla Group Bakal Bangun Apartemen dan Taman Wisata Senilai Ratusan Miliar di Patimban

Kalla Group Bakal Bangun Apartemen dan Taman Wisata Senilai Ratusan Miliar di Patimban

March 26, 2024
SPS Bangun Pabrik Granit di Subang, Kapasitas Capai 14 Juta m2 per Tahun

SPS Bangun Pabrik Granit di Subang, Kapasitas Capai 14 Juta m2 per Tahun

July 25, 2023
PT Diamond Citra Propertindo Tbk Catat Laba Bersih Kuartal III 2025 Melesat Jadi Rp 855 Juta

PT Diamond Citra Propertindo Tbk Catat Laba Bersih Kuartal III 2025 Melesat Jadi Rp 855 Juta

3
15 20170217 10190176

Impor Bahan Baku Plastik Tidak Memerlukan Pertimbangan Teknis dari Kemenperin

1
Whatsapp Image 2024 08 16 At 11.28.23

Berikan Diskon Khusus Hanya di IFRA EXPO 2024, Apotek K-24 Siap Buka 110 Gerai Baru

1
Bp Pol Okto F 71

Wamendag Blak-blakan Ungkap Dalang Ekspor UMKM Tanah Air Masih Rendah

1
Refrigerator New Model 2D TM AQR-VTM535RSG(CL): Kulkas Jumbo yang Super Hemat Listrik dari Aqua 

Refrigerator New Model 2D TM AQR-VTM535RSG(CL): Kulkas Jumbo yang Super Hemat Listrik dari Aqua 

August 10, 2026
Kemenperin Genjot Industri Hijau, Sektor Minuman Jadi Andalan Ekonomi Sirkular

Kemenperin Genjot Industri Hijau, Sektor Minuman Jadi Andalan Ekonomi Sirkular

August 7, 2026
588286 620

Industri Keramik Siapkan Investasi Rp10 Triliun Asal Pasokan Gas Aman

August 7, 2026
Traveloka Luncurkan Program 8.8 Merdeka Sale, Hadirkan Segudang Diskon

Traveloka Luncurkan Program 8.8 Merdeka Sale, Hadirkan Segudang Diskon

August 5, 2026

Berita Terbaru

Refrigerator New Model 2D TM AQR-VTM535RSG(CL): Kulkas Jumbo yang Super Hemat Listrik dari Aqua 

Refrigerator New Model 2D TM AQR-VTM535RSG(CL): Kulkas Jumbo yang Super Hemat Listrik dari Aqua 

August 10, 2026
Kemenperin Genjot Industri Hijau, Sektor Minuman Jadi Andalan Ekonomi Sirkular

Kemenperin Genjot Industri Hijau, Sektor Minuman Jadi Andalan Ekonomi Sirkular

August 7, 2026
588286 620

Industri Keramik Siapkan Investasi Rp10 Triliun Asal Pasokan Gas Aman

August 7, 2026
Traveloka Luncurkan Program 8.8 Merdeka Sale, Hadirkan Segudang Diskon

Traveloka Luncurkan Program 8.8 Merdeka Sale, Hadirkan Segudang Diskon

August 5, 2026
Jurnal Industry

Jurnal Industry adalah portal berita industry di Indonesia yang menghadirkan berita-berita terbaru tentang perkembangan sektor industri dan sektor pendukung lainnya.

Follow Us

Trending

JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

JPI: Boomerang Pernah Bikin Keok Slank dan Dewa19

by ari
February 13, 2023
0

Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

Luar Biasa! PT SMI Sukses Luncurkan Mesin Uang Generasi Kedua

by Redaksi Jurnal Industry
January 7, 2022
0

Demo Side Banner
  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Copyright © 2021 Jurnal Industry. All rights reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Industri
    • Agro
    • Alas Kaki
    • Baja
    • Digital
    • Jasa
    • Kaca
    • Kawasan Industri
    • Keramik
    • Kertas
    • Logistik
    • Mamin
    • Otomotif
    • Perkakas
    • Petrokimia
    • Regulasi
    • Ritel
    • Semen
    • Tekstil
  • Nasional
    • Politik
    • Hukum
    • Peristiwa
  • Pariwisata
    • Hotel
    • Destinasi
    • Kebijakan
    • Kuliner
  • Properti
    • Landed House
    • MICE
    • Apartemen
  • Keuangan
    • Perbankan
    • Investasi
    • Asuransi
    • Pembiayaan
  • Olahraga
    • Arena
    • Sepakbola
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Tren
    • Selebriti
  • Teknologi
    • Digital
    • Payment
  • Energi
    • Energi Terbarukan
    • Listrik
    • Migas
  • Berita Foto
  • Login
  • Sign Up

Copyright © 2021 Jurnal Industry. All rights reserved

wpDiscuz
0
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x
| Reply